anies baswedan dan keluarga salat id di jakarta internasional stadium
anies baswedan dan keluarga salat id di jakarta internasional stadium

Revitalisasi Kampung Gembira Gembrong Pakai Dana Infak, Begini Penjelasan Baznas DKI

Jakarta – Kampung Gembira Gembrong pada akhir bulan April lalu mengalami kebakaran yang menyebabkan rumah ibadah berupa Mushalla terbakar habis dan beberapa rumah warga yang juga mengalami kebakaran serupa. Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan berjanji akan membangun Kampung Gembira Gembrong yang mengalami kebakaran.

Realisasi perbaikan Kampung Gembira Gembrong yang akan dilakukan oleh Anies menggunakan dana infaq dan sedekah saat salat Idul Fitri di JIS. Penggunaan dana inilah yang kemudian banyak pertanyaan. Baznas Bazis DKI Jakarta memberikan penjelasan.
Wakil Ketua II Baznas Bazis DKI, Saat Suharto Amjad mengatakan uang infak yang dimaksud untuk pembangunan masjid di lingkungan terdampak kebakaran pasar Gembrong. Menurutnya sejak awal uang infak JIS tersebut memang diakadkan untuk hal tersebut.

“Kalau untuk dana yang dikumpulkan di JIS memang sudah diakadkan dari awal diadakan untuk pembangunan Masjid/Mushola yang terdampak di Pasar Gembrong,” kata Saat Suharto Amjad saat dihubungi, seperti dikutip dari laman detik.com Sabtu (2/7/2022).

Dia menegaskan uang tersebut hanya untuk pembangunan masjid bukan untuk pembangunan rumah. Ia menjelaskan hal ini dinamakan infak Muqayyad.

“Jadi seluruh perolehannya memang digunakan untuk pembangunan masjid sebagai mana dijanjikan,” tuturnya.

“Secara hukum itu namanya infak muqayyad. Infaq terikat peruntukannya untuk yang diakadkan,” sambungnya.

Ia menjelaskan nantinya terdapat dua masjid yang akan dibangun di Kampung Gembira Gembrong. Salah satunya direncanakan akan dibangun dengan bentuk tiga tingkat.

“Ada dua buah. Satu akan tetap jadi mushola yang di tengah InsyaAllah jika dana mencukupi akan kita jadikan masjid tingkat tiga, dimana di ruang paling bawah akan bisa juga di gunakan untuk kepentingan aktivitas sosial warga,” ujar Saat.

Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong
Diketahui sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama revitalisasi Kampung Gembira Gembrong di Jakarta Timur. Anies menyebut revitalisasi itu menelan biaya Rp 7,8 miliar.

Mengutip dari rilis Pemprov DKI yang dipublikasi ppid.jakarta.go.id, total anggaran Rp 7,8 miliar itu merupakan hasil kolektif yang dikumpulkan Baznas Bazis DKI Jakarta, terutama saat pengumpulan infak dan sedekah saat berlangsungnya salat Idul Fitri di JIS awal Mei lalu.

Anies berharap revitalisasi ini menghadirkan wajah baru dan memberikan kenyamanan bagi warga.

“Sekitar akhir April lalu, kawasan Kampung Gembrong terbakar. Setelah ini kemudian kita menyiapkan bantuan pertama adalah untuk bisa kelangsungan hidup dan tempat tinggal sementara. Berbagai support lainnya, mulai administratif sampai tentang kebutuhan dasar. Tapi yang paling penting dari itu semua adalah pembangunan kembali tempat ini. Karena hari ini kita melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan ulang. Kampung Gembrong ini rencananya dinamai Kampung Gembira Gembrong. Ada 136 unit yang nanti akan dibangun di atas lahan 1.200 meter persegi, yang menelan biaya Rp 7,8 miliar,” ujar Anies dalam rilis Pemprov DKI, Jumat (1/7).

Anies berharap pembangunan Kampung Gembira Gembrong ini diawasi. Dia mengapresiasi Pemkot Jaktim yang menyiapkan dukungan sehingga proses pembangunan bisa dimulai.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Ratusan eks anggota NII Garut kembali baca dua kalimat syahadat dan ikrar setia kembali ke NKRI

Tobat, Ratusan Eks NII Garut Baca Syahadat Lagi dan Ikrar Setia Kepada NKRI

Garut – Ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, melakukan pertobatan …

penceramah radikal

Jangan Heran Sudah Diprediksi Nabi, Sering Bikin Gaduh dengan Fatwa tanpa Ilmu

Terkadang kita susah membedakan antara ulama yang fasih ilmu fikih dengan hanya penceramah. Banyak pula …

escortescort