ilustrasi manula orang tua
ilustrasi manula orang tua

Sibuk Jadi Alasan 3 Anak Serahkan Ibunya Ke Panti Jompo

Jakarta – Dalam sebuah hadist diceritakan, seorang sahabat datang kepada Rasulullah kemudian bertanya, Wahai Rasulullah siapakah orang yang harus saya hormati dan muliakan, Rasulullah menjawab “Ibumu” lalu sahabat bertanya lagi, lalu siapa Rasulullah, “Ibumu” lalu sahabat bertanya lagi, lalu siapa ya Rasulullah? “Ibumu” lalu siapa ya Rasulullah? Baru dijawab “Bapakmu”.

Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa Sorga berada dibawah telapal kaki ibu, hadist tersebut menggambarkan betapa mulianya posisi seorang ibu, sembilan bulan mengandung dalam kesusahan, air susunya untuk kita, berjaga siang dan malam agar kita nyaman, mengajarkan dan menyekolahkan agar kita bisa lebih pintar darinya dan kehidupan lebih baik, itulah IBU.

Lalu setelah dewasa, setelah menjadi semakin sibuk dengan urusan duniawi tega seorang bahkan mungkin banyak orang menyatakan tidak bisa mengurus ibu karena sibuk, lalu kemudian menyerahkanya kepada panti, mungkin pantinya sekelas hotel, mungkin pantinya megah dengan berbagai fasilitas, tapi pantaskah seorang ibu berada di panti? Inilah yang kemudian mejadi viral di media sosial ketika tiga orang anak menyerahkan orangtuanya ke panti.

Dikutip dari laman detik.com , Minggu (31/10). Viral kisah tiga anak menitipkan orang tua mereka di panti jompo. Cerita ini mendadak jadi sorotan netizen karena sebuah surat pernyataan penitipan orang tua mereka diunggah di media sosial.
Tak sedikit netizen yang kemudian kesal karena menilai ketiganya tidak bisa membalas budi apa yang dilakukan orang tuanya. Adalah Trimah, orang tua asal Magelang, Jawa Tengah, yang dititipkan di panti jompo Griya Lansia Husnul Khotimah.

Dalam unggahan Instagram @malangdonasi, Griya Lansia Khusnul Khotimah menjelaskan kondisi Trimah sudah tidak bisa berjalan, dan hanya bisa merangkak. Panti jompo tersebut juga mengungkap tulisan sang anak saat menitipkan orang tuanya.

Baca Juga:  Kunjungi Kota Kelahiran Nabi Ibrahim, Paus Dengarkan Lantunan Ayat Suci Alquran

“Bersepakat untuk menyerahkan perawatan orang tua kami kepada Griya Lansia Husnul Khatimah Malang, dikarenakan kesibukan kami masing-masing,” demikian tulis tiga anak tersebut.

“Apabila orang tua kami meninggal dunia, maka kami menyerahkan proses pemakaman orang tua kami kepada Griya Lansia Husnul Khatimah. Surat keterangan ini dibuat tanpa paksaan dari pihak manapun,” sambung surat tersebut.

Trimah disebut tiba dini hari di yayasan mereka. Alasan yayasan tersebut mengunggah tulisan ketiga anak tersebut, untuk menjadi pelajaran dan pengingat bagi banyak orang.

“Demikian lah, semoga kita bisa memetik pelajaran,” kata Griya Lansia Husnul Khatimah.

“Kami dari GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH MALANG, menyatakan SIAP merawat mbah Trimah sampai tutup usia,” sambung mereka.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

undangan non muslim

Fikih Toleransi (6): Menghadiri Undangan Non Muslim

Toleransi yang sejatinya merupakan ajaran Islam mulai menipis, bahkan dianggap bukan ajaran Islam. Ini terjadi …

toleransi

Khutbah Jumat – Islam dan Toleransi

Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لله الَذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَهَدَانَا إلَى صِرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ صِرَاطِ الَذِيْنَ …