Kelompok sayap kanan nasionalis Hindu India ditangkap
Kelompok sayap kanan nasionalis Hindu India ditangkap

Ganggu Salat Jumat, Puluhan Orang Nasionalis Hindu India Ditangkap

New Delhi – Kelompok sayap kanan nasionalis Hindu dikenal sangat Islamofobia. Mulai dari politikus sampai rakyat biasa dari kelompok tersebut, sangat benci dengan Islam dan sering melakukan tindakan untuk mendiskreditkan umat Islam.

Seperti yang terjadi pada Jumat (29/10/2021) kemarin. Puluhan orang yang terdiri dari kelompok sayap kanan nasionalis Hindu ditangkap karena mengganggu berlangsungnya salat Jumat. Media lokal melaporkan insiden ini sebagai tanda terbaru atas meningkatnya ketegangan antara kelompok Hindu dan Muslim.

Sejumlah kelompok Hindu telah mendesak pihak berwenang selama beberapa pekan di kota utara Gurgaon di pinggiran New Delhi untuk menghentikan umat Islam dari salat Jumat di ruang terbuka. Pada Jumat, polisi mengerahkan ratusan petugas tambahan dan menangkap setidaknya 30 orang ketika kerumunan penduduk dan kelompok Hindu meneriakkan slogan-slogan.

Para kritikus menuduh Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi menganiaya kelompok minoritas, termasuk 200 juta penduduk Muslim India. Namun, pemerintah Modi menyangkal hal tersebut dan menegaskan semua orang dari semua latar belakang agama memiliki hak yang sama.

Dilansir Daily Sabah, Sabtu (30/10/2021), negara bagian Haryana yang beribu kota di Gurgaon atau Gurugram, diperintah oleh BJP. Ini bukan pertama kalinya insiden seperti itu dilaporkan, rumah bagi sejumlah perusahaan multinasional. Pada tahun 2018, banyak dari komunitas mayoritas Hindu mengajukan keberatan serupa terhadap umat Islam yang berdoa di tempat terbuka.

Pejabat distrik menengahi antara masyarakat dan mengidentifikasi sekitar 35 ruang terbuka bagi umat Islam untuk salat Jumat. Banyak dari mereka yang ditahan pada Jumat yang mengangkat plakat bertuliskan “Pemerintahan Gurgaon, bangun dari tidurmu.”

Beberapa gambar di media sosial menunjukkan sekelompok orang yang sebagian besar membuka masker, menuntut salat dihentikan. Sementara yang lain meneriakkan “Jai Shri Ram” yang berarti salam Tuhan Ram, seruan untuk nasionalis Hindu.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Jenderal Iran Dibunuh AS, Mahathir: Negara Muslim Harus Bersatu Hadapi Ancaman dari Luar

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Pernikahan beda agama

Nikah Beda Agama Disahkan PN Surabaya Preseden Buruk dan Resahkan Umat Islam

Jakarta – Beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mensahkan pernikahan beda agama yang diajukan …

Holywings

Kata MUI Hollywings Mesti Diadili Biar Kapok

Jakarta – Tempat hiburan malam Holywings harus bertanggung jawab. Bar kaum jetset itu mesti diadili …