Jakarta Kota Singkawang Kalimantan Barat terpilih menjadi kota paling toleran 2018 se Indonesia versi SETARA Institute Singkawang menempati posisi teratas dengan skor tertinggi 6 513 dari skala penilaian 1 7 sementara Jakarta Bogor dan Depok terhempas masuk kategori kota tidak toleran Penghargaan Kota Toleran 2018 oleh SETARA Institute diberikan pada Jumat 7 12 2018 kepada para pemimpin daerah yang mendapat penghargaan dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Mendagri Tjahjo Kumolo Ketua SETARA Institute Hendardi mengatakan Kota Singkawang dinilai mempunyai beberapa atribut yang mendukung penobatan kota paling toleran se Indonesia yaitu diantaranya pemerintah kota punya regulasi yang kondusif bagi praktik dan promosi toleransi baik dalam bentuk perencanaan maupun pelaksanaan Di Singkawang tingkat peristiwa dan tindakan pelanggaran kebebasan beragama berkeyakinan juga rendah atau tidak ada sama sekaliIa menambahkan pihaknya melakukan kajian dan indexing Indeks Kota Toleran IKT 2018 terhadap 94 kota di Indonesia dalam hal isu promosi dan praktek toleransi yang dilakukan oleh pemerintah kota masing masing Hendardi mengatakan tujuan penetapan indeks ini antara lain untuk mempromosikan kota kota yang dianggap berhasil membangun dan mengembangkan toleransi di wilayahnya masing masing Diharapkan itu bisa memicu kota lainnya untuk bergegas mengikuti membangun dan mengembangkan toleransi di wilayahnya Pemerintah menganggap penting soal toleransi ini Saya kira ini akan menjadi pemicu bagi kota kota lain untuk saling bersaing di tahun tahun mendatang Sebetulnya itu sudah tampak dari 2015 sekalipun ini masih berputar di sekitar kota kota itu tetapi kalau dibaca dari kota kota lainnya sudah ada yang mulai melakukan peningkatan papar Hendardi Baca juga Konferensi Perdamaian Muslim Sedunia Sepakat Tolak Kekerasan Intoleransi di Muka BUmiDalam kesempatan yang sama Mendagri Tjahjo Kumolo menyambut baik penelitian yang dilakukan oleh SETARA Institute di seluruh kota di Indonesia Penghargaan ini mengingatkan semua pihak bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk Dan ini menjadi tantangan bagi setiap kepala daerah yang harus mengimplementasikan berbagai kebijakan di masing masing daerah dengan mengedepankan nilai nilai Pancasila Ini tantangan yang terus harus dicermati kuncinya tadi setiap keputusan politik pembangunan harusnya mengimplementasikan sila sila dalam pancasila Menyusun perencanaan dalam program kerja menyusun perda mengambil sebuah kebijakan politik sekecil apapun membuat aturan apapun menggerakkan menggorganisir masyarakat dimana pun berada kalau kepala daerah itu menjabarkan sila sila pancasila saya yakin ini akan bisa terwujud dengan baik kata Tjahjo Singkawang Senantiasa Kedepankan Keragaman Agama Etnis dan Budaya dalam Kebijakan Kota tutur Mendagri Peringkat Kota Paling Toleran 1 Kota Singkawang 6 513 2 Kota Salatiga 6 477 3 Pematang Siantar 6 280 4 Manado 6 030 5 Ambon 5 960 6 Bekasi 5 890 7 Kupang 5 857 8 Tomohon 5 833 9 Binjai 5 830 10 Surabaya 5 823 Peringkat Kota Paling Tidak Toleran 1 Sabang 3 757 2 Medan 3 710 3 Makassar 3 637 4 Bogor 3 533 5 Depok 3 490 6 Padang 3 450 7 Cilegon 3 420 8 Jakarta 2 880 9 Banda Aceh 2 830 10 Tanjung Balai 2 817

Tinggalkan Balasan