tata cara minum
tata cara minum

Tata Cara Minum ala Rasulullah Saw

Agama Islam adalah agama sempurna. Semua gerak-gerik manusia dari hal kecil sampai besar telah tercantum lengkap di dalamnya. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, Islam telah memberi arahan tentang apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang muslim yang sejati. Contoh yang sederhana adalah tata cara minum.

Dalam Islam terdapat beberapa aturan yang selayaknya dilakukan dan tidak boleh dilakukan ketika minum. Hal ini telah dicontohkan Rasulullah selaku paling sempurnanya manusia dalam hal tata cara minum. Rasulullah bersabda:

لَا تَشْرَبُوْا وَاحِدًا -أي شربًا وَاحِدًا- كَشُرْبِ الْبَعِيْرِ، وَلَكِنْ اشْرَبُوْا مَثْنَى وَثُلَاثَ، وَسَمُّوْا إِذَا أَنْتُمْ شَرِبْتُمْ، وَاحمَدُوا إِذَا أَنْتُمْ رَفَعْتُمْ

Jaganlah kalian minum air satu kali tegukan seperti minumnya unta. Tapi minumlah dua atau tiga kali tegukan. Bacalah basmalah ketika kalian minum dan bacalah hamdalah apabila kalian telah selesai.

Dalam hadist tersebut setidaknya sudah terdapat tiga poin tentang tata cara minum. Pertama, larangan minum seperti unta yang minum banyak air dalam satukali tegukan.

Kedua, anjuran membaca basmalah sebelum minum. Ketiga, membaca hamdalah ketika selesai minum.

Hadist diatas juga berhubungan dengan hadist Nabi saw yang diriwayatkan oleh Anas ra.

عن أنس رضي الله عنه: أن رسول الله- صلى الله عليه وسلم -كَانَ يَتَنَفَّسث فِي الشَّرَابِ ثَلَاثًا.يَعْنِي خَارِجَ الْاِنَاءِ.

Dari Anas ra. Berkata bahwa Rasulullah saw. Bernafas tiga kali ketika minum. maksudnya bernafas diluar wadah minum. diperkuat oleh hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:

عن ابن عبَّاسٍ – رضي الله عنهما – قال: نَهَى رسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم – أنْ يُتنفَّسَ في الإِناء

Ibnu Umar ra. Berkata bahwa Nabi Muhammad saw. Melarang bernafas dalam wadah air

Baca Juga:  4 Hal yang Dianjurkan Nabi Ketika Berbuka Puasa

Jika dipandang menurut kacamata medis, minum sambil bernafas memanglah tidak baik untuk kesehatan. Karena ketika seseorang bernafas, zat yang dikeluarkan adalah zat asam arang atau karbondioksida. Jadi apabila dia bernafas didalam gelas, dia menghirup dan meminum air yang mengandung zat sisa pembakaran yang baru saja keluar dari tubuhnya dan tentu tidak baik untuk kesehatan. Minum dengan sekali teguk juga merugikan organ tubuh bagian liver dan perut serta kemungkinan tersedak hingga melemahkan otot-otot dan syaraf. Rasulullah menjauhkan gelasnya ketika minum untuk mengambil nafas kemudian minum kembali.

Dalam kitab al-Badrut Tamam Syarah Bulughul Maram  dikatakan bahwa minum sambil bernafas hukumnya makruh tanzih artinya makruh yang tidak mendekati haram. Meski tidak berdosa ketika melakukan, namun alangkah baiknya jika melakukan sesuatu yang telah dicontohkan oleh panutan umat muslim, selain mendapat pahala kesunnahan juga dapat menyehatkan tubuh.

Bagikan Artikel ini:

About Laila Farah

Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo

Check Also

tertawanya rasulullah

Tertawanya Rasulullah saw

Tertawa adalah respon normal manusia ketika merasa senang dang bangga. Namun tekadang, tawa juga merupakan …

suara perempuan

Benarkah Suara Perempuan Diharamkan dalam Islam?

Sering terdengar dari selentingan tokoh mengatakan bahwa perempuan haram bernyanyi, mengeraskan suaranya, dan lain sebagainya. …