minum sambil berdiri
minum sambil berdiri

Kenapa Rasulullah Melarang Minum Berdiri? Inilah 5 Dampak Buruk Minum Sambil Berdiri

Air sangat diperlukan oleh tubuh manusia seperti halnya udara dan makanan. Manusia tidak akan bisa bertahan hidup tanpa air. Selain berguna untuk manusia, air pun diperlukan oleh makhluk hidup lain misalnya hewan dan tumbuhan.

Bagi manusia, air sebagian besar digunakan sebagai air minum baik yang dapat diminum langsung maupun yang harus dimasak terlebih dahulu sebelum diminum. Seluruh makhluk hidup yang ada di bumi pasti membutuhkan air. Air bisa dikatakan sebagai sumber kehidupan.

Banyak manfaat yang diberikan air untuk makhluk hidup. Dengan menggunakan air secukupnya khususnya minum, tubuh kita akan selalu segar dan kesehatan tetap terjaga.

Islam agama yang bukan hanya memerintahkan pemeluknya untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang baik dan halal. Bahkan, Islam pun mengajarkan bagaimana adab-adab dalam makan dan minum yang baik dan benar, serta  melarang pemeluknya untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang.

Salah satunya adalah larangan untuk tidak minum dalam posisi berdiri. Sebagaimana dalam hadits Rasulullah SAW bersabda :

Dari Anas ra pula ia berkata, “Dari Rasulullah SAW di mana beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (pada Anas), “Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?” Anas menjawab, “Itu lebih parah dan lebih jelek.” (HR. Muslim).

Dalam riwayat lain Rasulllah bersabda : “Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.” (HR. Muslim).

Adapun hikmah dibalik larangan minum sambil berdiri dalam dunia kesehatan adalah sebagai berikut :

  1. Merusak Ginjal

Minum sambil berdiri dapat merusak saringan ginjal, karena saat berdiri penyaringan menjadi tidak optimal.

Kotoran bisa menumpuk di ginjal dan kandung kemih yang bisa menyebabkan gangguan saluran kemih. Efek jangka panjangnya bisa menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal.

  1. Saraf Menegang
Baca Juga:  Tiga Syarat yang Harus Dipenuhi Da’i Millenial

Minum sambil berdiri ternyata dapat memengaruhi sistem parasimpatetik. Di mana sistem saraf tersebut akan menegang akibat proses penyerapan air yang buruk.  Dan perlu kita ketahui, alasan kenapa Rasulullah SAW melarang kita minum sambil berdiri. Sebab, ternyata beberapa kondisi kesehatan dapat terganggu karena hal tersebut.

  1. Gangguan sistem pencernaan

Kerja sistem pencernaan di dalam tubuh dipengaruhi oleh posisi tubuh ketika makan. Makan sambil berdiri dapat membuat lambung mengosongkan isi perut terlalu cepat. Hal ini membuat lambung tidak punya waktu banyak untuk memecah zat-zat dalam makanan, sehingga nutrisi yang dicerna dan diserap oleh usus menjadi tidak maksimal.

  1. Gangguan sistem saraf kelana

Saraf kelana (saraf otak kesepuluh) atau vagal inhibition akan terganggu apabila kamu tidak mengurangi kebiasaan minum sambil berdiri. Kondisi ini bisa terjadi pada refleksi saraf yang disebabkan oleh adanya reaksi pada sistem saraf kelana yang terbesar pada hampir semua lapisan endotel–yang mengelilingi jaringan usus kecil dan juga besar.

  1. Gangguan saluran kemih

Minum air sambil berdiri ternyata dapat membuat proses penyaringan yang dilakukan ginjal menjadi tidak optimal. Bahkan, air yang mengalir langsung ke sistem pencernaan dapat menyebabkan tumpukan kotoran di ginjal dan kandung kemih. Akibatnya, saluran kemih akan mengalami gangguan, dan dalam jangka panjang ginjal akan mengalami kerusakan permanen.

Islam melalui teladan Rasulullah memberikan ajaran yang tidak hanya untuk keadaban dan etika, tetapi juga kemashlahatan manusia. Salah satu kemashlahatan itu adalah persoalan kesehatan.

Bagikan Artikel ini:

About Ahmad Cahyo

Avatar of Ahmad Cahyo
Mahasiswa Program S2 PTIQ Jakarta

Check Also

meninggal di tanah suci

Belajar dari Peletakan Hajar Aswad : Praktek Demokrasi Ala Nabi

Pada saat ini banyak Negara islam ataupun Negara yang mayoritasnya adalah muslim turut mengadaptasi sistem …

sakratul maut

Inilah Jawaban Lima Anggota Tubuh Orang Mukmin Ketika Malaikat Izrail Hendak Mencabut Ruhnya

Kematian merupakan suatu keniscayaan yang akan dialami oleh setiap individu. Ketika kematian datang, tak satupun …