kitab samawi
kitab samawi

Tidak Hanya Al-Quran, Seluruh Kitab Samawi Diturunkan di Bulan Ramadan

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Allah swt menurunkan kitab-kitab suci ini untuk menjadi pedoman hidup manusia dalam beragama dan bersosial. Keberadaan kitab-kiab suci tersebut merupakan sesuatu yang harus diimani keberadaannya. Dan barang siapa yang mengingkari, maka ia termasuk orang-orang yang sesat. Allah swt berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا باللهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ وَمَنْ يَكْفُرْ باللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

ِArtinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (QS. An Nisa’: 136).

Yang dimaksud kitab-kitab suci tersebut ialah: Al Qur’an yang diberikan kepada Nabi Muhammad saw, At Taurah yang diberikan kepada Nabi Musa As, Zabur yang diberikan kepada Nabi Dawud As, dan Injil yang diberikan kepada Nabi Isa As.

Selain keempat kitab tersebut, ada juga lembaran-lembaran (shuhuf) yang diberikan kepada Nabi Ibrahim As. di mana Nabi Ibrahim As. beserta Nabi Ishaq As. mengajak umatnya serta menghakiminya menggunakan dasar lembaran-lembaran tersebut. Di dalam Al Qur’an disebutkan:

إِنَّ هَذَا لَفِي الصُّحُفِ الْأُولَى. صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى

Artinya: “Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu. Yaitu Kitab-kitab Ibrahim dan Musa” (QS. Al A’la: 18-19)

Kemudian, lembaran-lembaran tersebut biasa disebut dengan Shuhuf Ibrahim.

Kesemua kitab-kitab tersebut, begitu juga Shuhuf Ibrahim dikenal dengan sebutan Kitab Samawy. Kitab Samawy artinya kitab yang datang dari langit. Kata langit sendiri sebagai simbol dari ketinggian Allah swt.

Baca Juga:  4 Nasehat Imam Al-Ghazali Untuk Mengetahui Kekurangan Diri

Menariknya, kitab-kitab Samawy di atas, semuanya diturunkan di bulan Ramadan. Kebenaran ini diungkapkan sendiri oleh Rasulullah saw dalam riwayat dari Watsilah bin Asqa’ As:

أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ فِي أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنِ مِنْ رَمَضَانَ وَالْإِنْجِيْلُ لِثَلَاثَ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَاُنْزِلَ الْفُرْقَانُ لِأَرْبَعَ وَعِشْرِيْنَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Shuhuf Ibrahim diturunkan di awal bulan Ramadan, Taurat diturunkan pada hari keenam bulan Ramadan, Injil diturunkan pada hari ke tiga belas bulan Ramadan, dan Al Furqan (Al Qur’an) diturunkan pada tanggal 24 bulan Ramadan” (HR. Ahmad)

Dalam riwayatnya Muawiyah bin Shalih ra terdapat tambahan redaksi:

وَنُزِلَ الزَبُوْرُ عَلَى دَاوُدَ فِي اثْنَيْ عَشَرَ لَيْلَةً خَلَتْ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ

Artinya: “Zabur diturunkan kepada Nabi Dawud As pada malam ke dua belas di bulan Ramadan”

Hadits ini ditulis oleh Ibn Katsir dalam kitabnya Al Bidayah wa Al Nihayah.

Inilah salah satu keistimewaan bulan Ramadan. Maka wajar jika para ulama’ sepakat bulan Ramadan adalah bulan yang paling mulya. Karena di bulan ini, Allah swt menurunkan kitab-kitab suci yang menjadi tolak ukur baik dan tidak, selamat dan tidaknya seseorang.

Bagikan Artikel ini:

About Ernita Witaloka

Mahasantri Ma’had Aly Nurul Qarnain Sukowono Jember Takhassus Fiqh Siyasah

Check Also

halal darah

Hati-Hati Teriak Halal Darahnya, Ingat Allah Menjaga Darah Manusia !

Pengeroyokan terhadap Ade Armando dalam aksi demontrasi kemaren 11 April 2022 menjadi perbincangan publik. Lebih-lebih …

isra' mi'raj

Peringatan Isra’ Mi’raj Bid’ah, Ini Tanggapan Ulama’ Kontemporer

Pada bulan Rajab, ada moment penting yang tidak boleh dilupakan oleh umat Islam, yaitu Isra’ …