penggemar sepak bola yaman menonton siaran langsung pertandingan sepak
penggemar sepak bola yaman menonton siaran langsung pertandingan sepak

Ulama Salafi di Mesir Picu Kontroversi Karena Larang Menonton Piala Dunia

KAIRO – Sepak bola bukan hanya tentang permainan menendang bola, menggiring bola dan memasukkannya ke dalam gawang lawan yang berbuah gol, namun sepak bola tentang persatuan dan kekompakan, sepak bola juga menjadi olahraga yang sangat digemari oleh orang seantero dunia. Maka sangatlah pas saat pembukaan Piala Dunia Qatar 2022 seorang Youtuber bernama Ganim melantunkan surah Al-Hujurat ayat 13 yang menyatakan bahwa manusia diciptakan berbeda-beda untuk saling mengenal.

Sepak bola menjadi ajang saling kenal mengenal antara satu bangsa dengan bangsa lainya, menjadi saling menghargai dan menghormati dalam sebuah nilai olahraga dan sportifitas. Meski demikian, masih ada orang yang melarang untuk menonton piala dunia.

Dilansir dari laman republika.co.id Senin, (5/22). Seorang ulama atau syekh di Mesir telah melarang menonton pertandingan sepak bola saat Piala Dunia FIFA Qatar 2022 sedang berjalan lancar. Fatwa larangan itu karena menonton gelaran itu dinilai hanya membuang waktu.

Mantan Ketua Partai Nour Salafi, Younes Makhyoun, mengatakan dalam video Facebook 27 November bahwa menonton pertandingan Piala Dunia adalah buang-buang waktu.

Dia juga menyebut umat Islam akan dimintai pertanggungjawaban atas jam-jam yang mereka sia-siakan pada hari penghakiman.

“Sepak bola juga menciptakan permusuhan di antara orang-orang yang bersorak untuk tim yang berbeda,” katanya dilansir dari Al Monitor, Sabtu (3/12/2022).

Makhyoun mempertanyakan manfaat menonton pertandingan sepak bola. Dia mengkritik penggemar sepak bola karena mengidolakan pemain seperti Lionel Messi.

“Kami tidak bangga dengan negara Arab yang menyelenggarakan Piala Dunia dan menghabiskan miliaran dolar untuk acara tersebut. Kami berharap bidang lain akan menjadi sumber kebanggaan bagi kami, seperti pembuatan bom nuklir, seperti yang telah dilakukan Iran,” ujarnya.

Reaksi terhadap ucapan Makhyoun berbeda-beda, sementara beberapa orang Mesir setuju bahwa menonton sepak bola adalah buang-buang waktu, yang lain berpendapat bahwa pernyataannya adalah ekstremis dan upaya untuk melecehkan orang dan merampas hak mereka untuk rekreasi, yang diperbolehkan di bawah Syariah.

Dar al-Ifta Mesir, Lembaga Fatwa Mesir telah mengeluarkan fatwa bahwa menonton sepak bola diperbolehkan dan sah dalam Islam.

Khaled Omran, Sekretaris Urusan Fatwa di Dar al-Ifta, berkomentar kepada penyiar Sada el-Balad 27 November, “Olahraga disebutkan dalam Islam. Nabi biasa berlatih olahraga dengan para sahabatnya dan istrinya Aisyah,” katanya.

“Sepak bola adalah olahraga yang memperkuat tubuh dan pikiran serta berkontribusi untuk mempelajari budaya,” kata dia menambahkan.

Dalam video Facebook 2 November, Yasser Borhami, Wakil Ketua Partai Dawa Salafi, mengomentari Piala Dunia, mengkritik fans yang fanatik atau berduka atas kekalahan tim mereka. Dia menyebut kegembiraan mereka sebagai kebangkitan “kecenderungan bodoh” dari era pra-Islam.

Amna Naseer, seorang profesor iman dan filsafat di Universitas Al-Azhar, menganggap menonton pertandingan sepak bola sebagai hiburan yang diperbolehkan yang merangsang pikiran dan tidak ada keberatan Islam untuk itu. Naseer memberi tahu Al-Monitor bahwa larangan semacam itu adalah bentuk ekstremisme.

“Tidak ada keberatan negara Muslim menjadi tuan rumah turnamen seperti itu, karena (sepak bola) telah menjadi bahasa saat ini,” tambahnya.

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Ratusan eks anggota NII Garut kembali baca dua kalimat syahadat dan ikrar setia kembali ke NKRI

Tobat, Ratusan Eks NII Garut Baca Syahadat Lagi dan Ikrar Setia Kepada NKRI

Garut – Ratusan eks pengikut Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat, melakukan pertobatan …

penceramah radikal

Jangan Heran Sudah Diprediksi Nabi, Sering Bikin Gaduh dengan Fatwa tanpa Ilmu

Terkadang kita susah membedakan antara ulama yang fasih ilmu fikih dengan hanya penceramah. Banyak pula …

escortescort