034284000 1598525883 830 556

Fatwa Ulama Mesir Larang Binaraga Karena Menampilkan Aurat Picu Kontroversi

KAIRO – Olahraga Binaraga merupakan olahraga yang memperlihatkan bentuk otot-otot bisep, paha, perut dan punggung sehingga dalam setiap pergelaran para binaragawan akan menggunakan celana dalam saja, baru-baru ini seorang binaragawan Mesir memenangi kontes binaraga yang kemudian memunculkan fatwa larangan untuk mengikuti kontes karena menampilkan aurat didepan umum.

Fatwa pelarangan kontes binarawan yang dikeluarkan oleh ulama Mesir Abdullah Rushdy tersebut kemudian memunculkan kontroversi, Fatwa tersebut muncul setelah binaragawan Mesir Mamdouh “Big Ramy” Elssbiay memenangkan gelar dalam kejuaraan binaraga Olympia 2021.

Dilansir dari Al-Monitor dan republika.co.id Ahad (24/10), Rushdy yang merupakan peneliti dalam urusan agama di Al-Azhar Al-Sharif menjelaskan fatwanya dalam sebuah postingan di Twitter. “Laki-laki dilarang berpartisipasi dalam kejuaraan binaraga dan menunjukkan bagian intim yang harus ditutupi menurut syariah,”  jelasnya.

Dia menyerukan untuk berlatih olahraga tanpa melanggar aturan syariah. “Saya tidak mengatakan tidak untuk olahraga, tetapi aturan syariah harus dihormati saat melakukannya. Aurat bagi laki-laki meliputi bagian tubuh antara pusar dan lutut, dan seluruh tubuh untuk perempuan, kecuali wajah dan tangan,”katanya.

“Saya menyarankan pria muda tidak berlatih binaraga karena ini dan wanita tidak boleh berpartisipasi dalam kompetisi apa pun yang mengharuskan mereka menunjukkan bagian tubuh mereka,” katanya.

Ahmed Karima, seorang profesor yurisprudensi komparatif di Universitas Al-Azhar menolak fatwa Rushdy. “Tuhan tidak menjadikan tubuh manusia sebagai alat untuk menghasut,” katanya seraya menambahkan aturan itu hanya berlaku untuk ibadah.

Dalam sebuah wawancara televisi pada Oktober, Karima lebih lanjut menjelaskan perbedaannya. “Petani menaikkan celana mereka di atas lutut saat menyirami tanah atau memberi makan hewan. Ini juga umum terjadi di beberapa industri,” ujarnya.

Pakaian olahraga, katanya, adalah kebiasaan dan bukan bentuk ibadah sehingga pria tidak akan berakhir di neraka karena memakainya. Adat atau kebiasaan seseorang didukung dalam syariat Islam.

Baca Juga:  Muslimat NU Harus Berperan Maksimal Berikan Vaksinasi Ideologi Kepada Keluarga dan Masyarakat

“Rushdy sangat berpikiran sempit sehingga dia memilih berbicara tentang aurat dan mengabaikan fakta bahwa [Big Ramy] memenangkan kejuaraan dunia, serta dia mengabaikan pentingnya olahraga dan tubuh yang sehat,” kata penulis Mesir Bahey Eldin Morsi.

“Rakyat Mesir sangat senang dengan Big Ramy karena memenangkan Mr. Olympia 2021. Prestasinya telah membawa kebanggaan bagi mereka,” tambahnya.

Morsi menyerukan untuk mengabaikan fatwa seperti itu yang mengganggu prestasi Mesir.

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Twit Abdulla Alamudi

Komentari Pelecehan Agama oleh Holywings, Kolumnis Media Qatar: Itu Bentuk Provokasi

Jakarta –  Pelecegahan agama yang dilakukan klub malam Holywings tidak hanya menyulut gejolak umat Islam …

Pernikahan beda agama

Nikah Beda Agama Disahkan PN Surabaya Preseden Buruk dan Resahkan Umat Islam

Jakarta – Beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mensahkan pernikahan beda agama yang diajukan …