Viral Pelajar Tendang Nenek
Viral Pelajar Tendang Nenek

Viral Pelajar Tendang Seorang Nenek, Krisis Akhlak Salah Siapa?

Viral video berdurasi 13 detik yang memperlihatkan pelajar menendang seorang nenek hingga jatuh tersungkur. Kekerasan dan Tindakan teramat tidak terpuji itu dilakukan oleh pelajar di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Ternyata aksi ini bukan sekali yang dihadapi nenek tersebut. Sebelumnya diberitakan ia pernah dipukul dengan kayu oleh gerombolan pelajar. Menkopolhukam pun sampai turun tangan dengan mengomentari peristiwa yang sangat meresahkan tersebut.

Lalu salah siapa? Tidak perlu saling menyalahkan atas kejadian tersebut. Namun, proses penegakan hukum dan pemberian sangsi mutlak dilakukan. Nampaknya hal ini sudah menjadi rentetan bagaimana perilaku pelajar yang kurang terpuji. Sebelumnya muncul pemberitaan pelajar yang memukul gurunya.

Krisis akhlak dan perilaku tidak terpuji yang kerap dipertontonkan oleh remaja saat ini tentu tidak bisa dilepaskan dari Pendidikan akhlak. Tentu tidak secara sederhana menyalahkan lembaga pendidikan walaupun itu penting menjadi evaluasi.

Tanggungjawab akhlak anak dalam Islam adalah tugas orang tua. Melalui sistem saat ini orang tua mempercayakan sekolah, tokoh agama dan lembaga lainnya untuk mendidik akhlak. Namun, bukan berarti orang tua menjadi abai terhadap akhlak seorang anak.

Lembaga Pendidikan memang mengajarkan segala aspek pengetahuan termasuk perilaku anak. Namun, waktu setengah hari itu tidak menjamin perilaku anak. Penanaman akhlak yang baik harus dilakukan di dalam rumah.

Anak akan menjadi cermin orang tua. Dan akhlak anak menjadi cerminan akhlak orang tua. Rasulullah bersabda: “Muliakanlah anak-anak kalian dan perbaguslah tingkah laku mereka”. (HR. Ibnu Majah).

Jika orang tua memberikan teladan dan pergaulan yang baik anak akan mengikuti dan mempelajari dengan baik. Namun, tindakan kasar orang tua juga akan diikuti oleh seorang anak.

Memang mendidik anak tidak mudah. Terkadang emosi dan kekesalan kerap muncul. Namun, yakinlah kesabaran dalam mendidik anak akan menjadi wasilah keselamatan di akhirat.

Nabi bersabda : ”Barang siapa yang mendapat ujian atau menderita karena mengurus anak-anaknya, kemudian ia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anaknya akan menjadi penghalang baginya dari siksa neraka.” (HR Bukhari-Muslim).

Karena itulah, orang tua hari ini patut memperhatikan masa depan anaknya tidak hanya pada aspek harta dan karir. Anak perlu diberikan pemahaman yang baik tentang perilaku. Sesungguhnya warisan terbaik orang tua adalah memberikan akhlak yang baik kepada anaknya.

Ketika anak mendapatkan warisan akhlak baik dari orang tua, ia kelak akan menjadi anak yang bisa membanggakan dan mendoakan orang tuanya.   Dalam hadis yang lain disebutkan, warisan terbaik orang tua adalah akhlak terpuji.

Dari Ayyub bin Musa, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda: “Tidak ada suatu pemberian seorang ayah kepada anaknya yang lebih utama dari adab (akhlak) yang baik”. (HR. Tirmidzi).

Bagikan Artikel ini:

About Farhah Salihah

Avatar of Farhah Salihah

Check Also

bidah

Jangan Jadikan Sunnah sebagai Alasan Menyempitkan Ladang Kebaikan

Istilah sunnah terkadang menjadi dalil yang sering digunakan untuk menghukumi orang lain sesat, bid’ah bahkan …

janda menggoda MUI

Ketika Janda “Menggoda” MUI

Janda masih memiliki stigma negatif di Indonesia. Selain harus berjuang ekonomi secara mandiri, ia harus …