ustaz sofyan chalid
ustaz sofyan chalid

Viral Ustaz Sofyan Chalid Sebut Wisata ke Borobudur Haram Bagi Muslim

Magelang – Haram, Kafir dan Bid’ah menjadi narasi yang seringkali berseliweran di media sosial akhir-akhir ini, hal tersebut salah satunya terjadi karena beberapa ustadz yang tampil seringkali melontarkan kalimat Haram, Bid’ah dan Kafir sehingga tidaklah mengherankan kehebohan terjadi baik dijagad media sosial maupun dalam diskusi keagamaan.

Ustadz Sofyan Chalid viral di setelah dalam videonya mengharamkan orang muslim yang berwisata ke candi Borobudur karena menurutnya berwisata ke Candi sama saja dengan memberikan persetujuan terhadap tempat peribadatan yang dilakukan oleh agama yang berada ditempat tersebut.

Namun yang lebih menghebohkan adalah, narasi dari Ustadz Sofyan Chalid yang mengatakan tidak mengapa hadir ketempat itu dengan satu tujuan yaitu membubarkan orang yang beribadah kepada selain Allah. Kontan video tersebut mejadi viral dengan berbagai ragam komentar.

Dalam video yang beredar dengan durasi 1 menit itu, tampak Ustaz Sofyan memakai kopiah dan baju koko berwarna putih. Dia tampak duduk di belakang meja tinggi.

Video yang ramai beredar ini tayang pada 3 September 2018 lalu, salah satu pengunggahnya akun YouTube Bismmillah Every***. Dalam video itu Sofyan tampak membaca secarik kertas yang berisi pertanyaan, ‘Apa hukumnya wisata ke tempat ibadah orang kafir contohnya Candi Borobudur?’.

“Hukumnya haram, karena itu termasuk persetujuan terhadap peribadahan mereka makanya kita tidak boleh duduk-duduk bersama orang yang menghina agama. Allah mengatakan kalau kamu duduk bersama mereka kamu seperti mereka,” jawab Sofyan seperti dikutip dari laman detikcom dalam video tersebut, Senin (13/9/2021).

Sofyan kemudian menegaskan kehadiran umat Islam dalam Candi Borobudur tersebut merupakan bentuk persetujuan. Meskipun dalam hati menolak atau tidak setuju dengan keberadaan kaum kafir.

“Hadirnya kita di situ artinya persetujuan terhadap dia, kalau kita hadir di tempat peribadahan orang kafir sama saja berarti setuju dengan mereka walaupun hati kita nggak setuju tapi kehadiran kita adalah persetujuan itu sendiri. Kita nggak boleh hadir ke situ kecuali untuk satu tujuan, mau membubarkan orang yang beribadah selain kepada Allah,” tegas dia.

Baca Juga:  Ini Alasan Sunan Kudus Dapat Julukan Waliyyul Ilmi?

Video pendek ini menuai beragam reaksi dari netizen. Di antaranya komentar tersebut banyak juga yang tidak setuju dengan pernyataan Sofyan.

Islam itu toleran dl ada banser yg rela mati demi umat nasrani yg sedang menjalankan ibadah hayo tat itu hukumnya apa….wes to damai itu indah,” tulis akun Tommy Y.

“Aku bangga ada Borobudur…. Hebat nian karya nenek moyangku, hingga kini banyak manusia memperoleh Rizki dari keberadaan nya, Semoga amal ibadahnya diterima disisiNya,” tulis akun Lohjinawi MTsN 2 PWR.

Untuk diketahui, Candi Borobudur yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah saat ini ditutup sementara terkait PPKM.

Candi Borobudur yang didirikan arsitek Gunadharma ini telah ditetapkan sebagai warisan dunia atau world heritage. Dikutip dari borobudurpedia.id Candi Borobudur muncul kembali pada 1814 ketika Sir Thomas Stanford Raffles, Gubernur Jenderal Inggris yang menjadi wali negara Indonesia mengadakan kegiatan di Semarang.

Pendapat Casparis berdasarkan interpretasi prasasti berangka tahun 824 M dan prasasti Sri Kahulunan 842 M, pendiri Candi Borobudur adalah Smaratungga yang memerintah tahun 782-812 M pada masa dinasti Syailendra. Candi Borobudur dibangun untuk memuliakan agama Budha Mahayana.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Menko PMK Muhadjir Effendy

Organisasi Keagamaan Dapat Berperan Sebagai Pusat Pengembangan Narasi Moderasi Beragama

Surabaya – Moderasi beragama adalah jalan terbaik untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan kuat ditengah …

Brigjen Ahmad Nurwakhid pada Tabligh Akbar JATMAN DIY dan Jawa Tengah

JATMAN Mitra Strategis BNPT Jalankan Kebijakan Pentahelix

Sleman – Badan Nasional Pdnanggulangan Terorisme (BNPT) terus berupaya menjalankan program kebijakan Pentahelix dalam penanggulangan …