photo 2020 06 17 16 07 32
photo 2020 06 17 16 07 32

Virus Radikalisme di Tengah Pandemi Harus Dilawan Dengan Vaksin Rahmatan Lil Alamin

Jakarta – Pandemi Covid-19 ini bukan hanya masalah kesehatan saja. Dampak sosial dari pandemi ini juga memunculkan penyakit sosial dan kultural yang mengarah pada pandangan ekslusif dan radikal dalam rangka memprovokasi dan meradikalisasi masyarakat. Karena itu penting untuk memiliki  pandangan moderasi (washatiyah) sebagai vaksin keberagamaan.

“Persoalan selama ini yang muncul terutama berkaitan dengan adanya upaya dari berbagai pihak untuk mencoba merongrong kebijakan pemerintah. Dan memang harus ada vaksinnya untuk hal-hal yang seperti itu. Vaksin dalam bentuk Islam yang Rahmatan Lil Alamin sebagai bentuk rahmat dan rasa kasih sayang Allah SWT,” ujar Ketua Bidang Garapan Hubungan Lembaga dan Organisasi PP Persis,  Ir. H. Mohamad Faisal Nursyamsi, MBA di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Faisal setuju dengan adanya istilah virus radikalisme yang harus terus diwaspadai oleh mayarakat. Karena virus radikalisme ini secara diam-diam terus berusaha merongrong keberlangsungan hidup bangsa Indonesia di kala pandemi dengan mencoba untuk meradikalisasi masyarakat

“Virus radikalisme itu tentu tidak boleh didiamkan saja, karena virus-virus seperti itu juga berbahaya bagi keberlangsungan bangsa ini, apalagi kalau sampai mempengaruhi pemikiran manusia. Nah untuk mengatasinya diperlukan vaksin dalam bentuk Islam yang Rahmatan Lil Alamin tadi yang harus ditanamkan kepada diri masyarakat utamanya umat Islam,” kata Faisal.

Menurutnya jika dibidang kedokteran, dokter membutuhkan vaksin untuk menyembuhkan pasiennya, maka dalam virus yang merongrong pemerintah tentunya juga dibutuhkan vaksin yang berisi nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin.

“Istilahnya kalau di bidang kedokteran vaksin tersebut istilahnya disuntik ke pasien. Nah berarti nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin ini yang menjadi vaksi dan harus ditanamkan kepada diri umat muslim itu bahwa Islam tidak mengajarkan pembunuhan ataupun teror . Kalaupun ada perbedaan pendapat ya harus  diluruskan dengan cara yang baik, bukan melalui teror atau provokasi,” katanya

Baca Juga:  Pandemi Corona, 3 Bintang Muslim Arsenal Tetap Suka Cita Sambut Ramadhan

Dia mengakui bahwa sebetulnya di dalam Islam sendiri memang diperbolehkan adanya perbedaan dan perdebatan karena memang menurutnya hal itu tidak bisa dihindari.

“Itu hal yang wajar atau agama apapun perbedaan itu juga pasti ada. Tetapi setelah selesai perdebatan itu, ketika memang ada satu pihak yang tidak bisa meloloskan kehendaknya, ya mau tidak mau dia yang harus mengikuti hasil yang disetujuai oleh banyak pihak  Dan itu yang seharusnya menjadi prinsip,” ucapnya.

Ia mencontohkan ketika zaman Rasulullah wafat pun para sahabat Nabi ini pun sempat berdebat untuk mencari pemimpin sebagai pengganti Rasullulah dan ini juga terjadi perdebatan yang sangat berat. Tetapi setelah terpilih satu, ya sudah semuanya mengikuti. Tidak ada yang namanya mereka menjadi oposan dan apalagi melakukan provokasi untuk  membangkang.

“Hal inulah yang harus ditanamkan kepada masyarakat agar jangan mudah terhasut atau terprovokasi,” terangnya

Selain itu ia menyampaikan bahwa selama ini dalam memberikan ceramah atau dakwah yang berkaitan dengan Covid -19 ia mengatakan bahwa imunitas itu bukan hanya badaniyah saja, tetapi  juga batiniyah juga perlu punya imun.

“Maka dari itu saya menyampaikan hendaklah kita mengedepankan kebersamaan dalam Islam itu disebut Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama muslim dan sesama orang beriman ini adalah persaudaraan yang mulia. Kalau kita di dalam negara ini biasanya disebut Ukhuwah satu bangsa. Nah itu yang harus betul-betul kita tekankan seperti itu untuk melawan virus radikalisme tadi,” tegasnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

mimbar masjid raya makassar dibakar orang tak dikenal dok istimewa

Kurang Ajar, Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar OTK, Pelaku Langsung Diburu Aparat

Makassar – Rumah ibadah Masjid mestinya dijaga secara bersama-sama, diramaikan dengan majlis ilmu dan bila …

020437300 1629024024 830 556

Ini 3 Ayat Alquran Isyaratkan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Jakarta – Memahami teks-teks Alquran tidaklah mudah, dibutuhkan keilmuan yang mumpuni, bukan sekedar ilmu bahasa, …