Ramayana
Ramayana

Visi 2030, Arab Saudi Masukkan Ramayana dan Mahabharata Dalam Kurikulum Sekolah

Riyadh – Kerajaan Arab Saudi tengah berpacu dengan waktu untuk mewujudkan Visi Arab Saudi 2030 yang dipimpin Putra Mahkota Mohamed bin Salman. Salah satunya dengan melakukan revolusi di dunia pendidikan. Salah satunya dengan memasukkan cerita kepahlawanan umat Hindu kuno, Ramayana dan Mahabharata ke dalam kurikulum sekolah.

Hal itu diketahui dalam sebuah tweet yang menjadi viral oleh Nouf Al-Marwaai, instruktur yoga Saudi pertama dan pendiri Arab Yoga Foundation. Dia menyertakan tangkapan layar ujian studi sosial putranya dengan pertanyaan tentang Hindu dan Budha.

“Kurikulum & # vision2030 baru Arab Saudi akan membantu menciptakan generasi yang hidup berdampingan, moderat & toleran. Tangkapan layar ujian sekolah anak saya hari ini di Ilmu Sosial mencakup konsep & sejarah Hindu, Budha, Ramayana, Karma, Mahabharata Dharma. Saya senang membantunya belajar,” tulisnya, dilansir dari laman Middle East Monitor via laman ihram.co.id, Senin (3/5/2021).

Reformasi pendidikan di bawah Visi Arab Saudi 2030, yang juga mencakup pengajaran bahasa Inggris yang menjadi wajib, adalah bagian dari upaya Putra Mahkota Saudi Mohamed Bin Salman untuk mengurangi ketergantungan kerajaan pada pendapatan minyak dan untuk mendiversifikasi ekonominya.

Proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan citra negara ultra-konservatif di luar negeri menjadi masyarakat yang lebih toleran dan moderat. Menurut Hindustan Times, elemen penting lainnya dari budaya India seperti yoga dan Ayurveda (suatu bentuk pengobatan holistik) selain Ramayana dan Mahabharata juga akan ditambahkan ke silabus sekolah.

Awalnya ditulis dalam bahasa Sanskerta, Mahabharata dikatakan sebagai puisi terpanjang yang pernah ditulis. Ini terkenal karena memasukkan kitab suci Hindu yang paling banyak dibaca, yang dikenal sebagai Bhagavadgita. Bersama dengan Ramayana, ini merupakan bagian dari sejarah Hindu.

Baca Juga:  Covid-19 Melonjak Lagi, Arab Saudi Tutup 39 Masjid Lagi

Putra Mahkota Saudi Mohamed Bin Salman dalam sebuah wawancara di televisi nasional membahas perkembangan dan pencapaian pada peringatan lima tahun Visi 2030 sejak diluncurkan pada 2016.

“Kami telah menyelesaikan banyak masalah di sektor ekonomi, termasuk sektor perumahan, dalam lima tahun terakhir sejak meluncurkan Visi 2030,” katanya.

“Persentase orang yang memiliki rumah sebelum Visi 2030 hanya 47 persen. Sekarang telah meningkat menjadi 60 persen. Pengangguran menurun. Sebelum Visi 2030, jumlahnya 14 persen dan sekarang turun menjadi 11 persen tahun ini. Kami bertujuan untuk mencapai tingkat pengangguran pada tahun 2030 sebesar 7 persen,” tambahnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

mimbar masjid raya makassar dibakar orang tak dikenal dok istimewa

Kurang Ajar, Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar OTK, Pelaku Langsung Diburu Aparat

Makassar – Rumah ibadah Masjid mestinya dijaga secara bersama-sama, diramaikan dengan majlis ilmu dan bila …

020437300 1629024024 830 556

Ini 3 Ayat Alquran Isyaratkan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Jakarta – Memahami teks-teks Alquran tidaklah mudah, dibutuhkan keilmuan yang mumpuni, bukan sekedar ilmu bahasa, …