Jakarta Setara Institute bersama Sahabat Milenial Indonesia Samindo menggandeng ratusan pemuda dari Jakarta dan Banten untuk menjadi agen dalam menciptakan toleransi di wilayah mereka Penggagas Samindo Disna Riantina mengajak generasi milenial karena prihatin dengan kondisi mereka yang sebagian terpapar intoleransi radikalisme dan terorisme Disna mengatakan akan mendorong literasi digital dan diskusi diskusi dengan milenial untuk mengatasi persoalan tersebut Termasuk untuk mencegah penggunaan hoaks dan politisasi SARA pada pemilu 2019 Harapannya adalah karena generasi milenial generasi yang melek terhadap informasi Maka kami ingin menularkan kepada semua generasi kiranya kita melek literasi Maksud kami melek dalam informasi menolak intoleransi hoaks dan itu akan terperangi dengan sendirinya jelas Disna di Jakarta Minggu 11 11 2018 dikutip dari voaindonesia Disna menambahkan juga akan menggandeng sejumlah instansi terkait untuk memperluas gerakan mereka Namun untuk sementara Setara dan Samindo akan fokus terlebih dahulu di tiga wilayah yaitu Jakarta Banten dan Jawa Barat Baca juga Pahlawan Nasional Untuk Pemersatu Islam dan Pengawal PancasilaDirektur Eksekutif Setara Institute Ismail Hasani menambahkan ketiga wilayah tersebut merupakan wilayah yang tingkat intoleransinya cukup tinggi dibandingkan dengan wilayah lainnya Kita yakin bahwa hoaks ini membelah situasi masyarakat kita Politisasi identitas yang penggunaannya juga lekat dengan hoaks tadi juga membangun segregasi sosial Dan itu kita rasakan semua Karena itu kita hadir dalam rangka memerangi ujaran kebencian hoaks dan sebagainya Napas semua itu adalah promosi toleransi jelas Ismail Hasani Ismail menambahkan bukti generasi milenial terpapar intoleransi dan radikalisme yaitu survei Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada akhir tahun lalu Hasil survei tersebut menunjukkan 51 1 persen mahasiswa siswa beragama Islam memiliki opini intoleran terhadap aliran Islam minoritas Survei juga menunjukkan sebanyak 48 95 persen responden merasa pendidikan agama mempengaruhi mereka untuk tidak bergaul dengan pemeluk agama lain Dan 58 5 persen responden memiliki pandangan keagamaan pada opini yang radikal Sekitar 120 generasi milenial mengikuti diskusi tentang toleransi dan upaya mencegah politisasi identitas dalam pemilu 2019

Tinggalkan Balasan