Asslamualiakum Warahmatullahi WabarokatuhSelamat pagi Ustadz akhir akhir ini di medsos ramai sekali warganet membicarakan terkait video seorang calon wakil Presiden yang melangkahi kuburan seorang ulama warganet saling serang yang menimbulkan pro maupun yang kontra Sebetulnya bagaimana hukum dan adab ketika sedang berziarah Rahmat Lenteng Agung Jaksel Waalaikum Salam Warahmatullahi WabarokatuhBapak Rahmat yang dimuliakan oleh Allah SWT memang akhir akhir ini kita miris sekali melihat perdebatan masyarakat di media sosial dikarenakan perbedaan yang semestinya dapat dicarikan titik temunya atau dikarenakan ketidaktahuan masyarakat yang berdebat maupun orang yang diperdebatkan Ziarah kubur merupakan ritual yang lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia biasanya orang orang berziarah pada waktu waktu tertentu Kita dapat melihat orang Indonesia berbondong bondong ziarah kubur pada momentum Idul Fitri Lelaku atau ritual ini umumnya disebut dengan bersih bersih makam ada juga yang melakukan ziarah kubur setiap pagi atau sore hari Jum at untuk membersihkan kubur sekaligus mendo akan orangtua saudara dan handai taulan yang telah lebih dahulu wafat Terdapat juga orang orang yang berziarah ke makam para wali atau ulama yang telah dikenal kemashuran ilmu agamanya di masyarakat Lalu sebenarnya bagaimanakah hukumnya berziarah kubur dan bagaimana adab ketika berziarah Baca juga Bagaimana Cara Mengurus Jenazah Korban Bencana dan Kecelakaan Pada masa awal awal kerasulan Nabi Muhammad saw memang sempat melarang para sahabat untuk melakukan ziarah kubur karena Rasulullah khawatir para sahabat akan menjadikan kubur sebagai sesembahan Namun setelah aqidah para sahabat dan umat Islam kuat justru Rasulullah menganjurkan para sahabat dan umat Islam untuk melakukan ziarah kubur Karena ziarah kubur dapat mengingatkan seseorang akan kematian Rasulullah saw bersabda Dari Buraidah berkata Rasulullah saw bersabda Saya pernah melarang kamu berziarah kubur Tapi sekarang Muhammad telah diberi izin untuk berziarah ke makam ibunya Maka sekarang berziarahlah Karena perbuatan itu dapat mengingatkan kamu pada akhirat Sunan al Tirmidzi 1974 Selain berziarah ke makam orangtua dan kerabat handai tolan terdapat juga orang orang yang berziarah ke makam para wali atau ulama yang telah dikenal kemashuran ilmu agamanya di masyarakat Hal ini juga merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh orang orang ketika Idul Fitri atau hari hari besar lainya Ritualitas ini dapat ditemukan di beberapa wilayah Indonesia yang umumnya masyarakatnya menganut paham Aswaja Ahlus Sunnah Waljama ah Dalam hal ini Ibnu Hajar al Haitami pernha ditanya tentang ziarah ke makam para wali beliau mengatakan Beliau ditanya tentang ziarah ke makam para wali pada waktu tertentu dengan melakukan perjalanan khusus ke makam mereka Beliau menjawab berziarah ke makam para wali adalah ibadah yang disunnahkan Demikian pula dengan perjalanan ke makam mereka AL Fatawi al Kubra al Fiqhiyyah Juz II hal 24 Ziarah kubur selain dianjurkan karena sebagai media untuk mengingat kematian tentu mempunyai tata cara dan adabnya ketiaka sedang di makam Lalu bagaimanakah adabnya Ketika berziarah seseorang dianjurkan untuk membaca al Quran atau berzikir Sebagaimana Rasulullah bersabda Dari Ma qil bin Yasar RA ia berkata Rasulullah saw bersabda Bacalah Surat Yasin pada orang orang mati di antara kamu Sunan Abi Dawud 2714 Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa ziarah kubur memang dianjurkan dalam agama Islam bagi laki laki ataupun perempuan sebab di dalamnya terkandung manfaat yang sangat besar Baik bagi orang yang telah meninggal maupun bagi orang yang membacakan al Quran karena mengingatkan pada sebuah kematian yang pasti akan terjadi bagi setiap yang bernyawa Selain membacakan al Quran adab lain yang juga sering dilakukan oleh para peziarah kubur yakni menaburkna bunga di makam Dalam hal ini para ulama mengatakan bahwa hukumnya menyiram dan menaburkan bunga atau harum haruman di atas kubur adalah sunnah Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Nawawi al Bantani dalam karangan beliau Nihayah al Zain Disunnahkan untuk menyiram kuburan dengan air yang dingin Perbuatan ini dilakukan sebagai tafa ulan Penghargaan dengan dinginnya tempat tidur Dan juga tidak apa apa menyiram kuburan dengan sedikit mawar Karena malaikat itu senang pada aroma yang harum semerbak Nihayah al Zain 145 Dari Ibnu Umar ia berkata Suatu ketika Nabi saw melewati sebuah kebun di Makkah atau Madinah Lalu Nabi saw mendengar suara dua orang yang sedang disiksa di kuburnya Nabi saw bersabda kepada para sahabat Kedua orang yang ada dalam kubur ini sedang disiksa Keduanya disiksa karena tidak memakai penutup ketika kencing Sedang yang lain disiksa karena sering mengadu domba Rasul saw kemudian menyuruh sahabat untuk mengambil pelepah kurma kemudian membelahnya menjadi dua bagian dan meletakkanya pada masing masing kuburan tersebut Para sahabat lalu bertanya Kenapa engkau melakukan hal ini ya Rasulullah Rasul saw menjawab Semoga Allah SWT meringankan siksa kedua orang tersebut selama dua pelepah kurma ini belum kering Shahih al Bikhari 1273 Rasulullah begitu menghargai orang yang telah wafat meskipun Rasulullah tidak mengenal orang yang berada di dalam kubur namun rasulullah tetap memberikan penghormatan dan juga mendo akan si mayit yang ada di dalam kubur Dari inilah sangat wajarlah kemudian kita juga menghormati orang orang yang telah wafat dengan tetap mendo akan serta menjaga adab ketika sedang berziarah Wallahua lam Bisshowab

Tinggalkan Balasan