Sekjen Kemenag Prof Nizar Ali
Sekjen Kemenag Prof Nizar Ali

Wujudkan Moderasi Beragama Dengan Mengejawantahkan Esensi Ajaran Agama Yang Melindungi dan Membangun Kemanusiaan

Yogyakarta – Moderasi beragama adalah kunci dalam menciptakan kerukunan dan persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Karena itu, moderasi beragama harus diwujudkan oleh seluruh bangsa dengan terus memperkuat toleransi serta mengamalkan ajaran agama yang baik dan benar.

“Moderasi beragama dapat dilakukan dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum, berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof Dr Nizar Ali saat mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY di Yogyakarta, Sabtu (15/1/2022).

Nizar mengungkapkan setidaknya ada empat sikap moderat. Keempat indikator itu adalah komitmen kebangsaan, sikap toleransi, antikekerasan dan adaptif terhadap tradisi yang sudah mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia.

“Moderasi beragama berarti cara pandang, sikap dan praktik beragama dalam kehidupan bersama,” tegas Prof Nizar.

Di sisi lain, ada tiga tantangan dalam mewujudkan moderasi beragama. “Tantangan pertama yang mesti diselesaikan yakni berkembangnya cara pandang dan sikap beragama yang sangat ekstrem,” ungkapnya.

Tantangan kedua, berkembangnya tafsir keagamaan yang subjektif. “Maka sudah selayaknya kita mampu mengelola keragaman tafsir,” sambung pria yang pernah menjabat Kakanwil Kemenag DIY ini.

Tantangan ketiga, berkembangnya semangat beragama yang mengabaikan semangat kebangsaan. Hal ini dapat mengancam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kakanwil Kemenag DIY Dr Masmin Afif mengajak agar program penguatan moderasi beragama dimasifkan. “Kami minta kepada jajaran Kepala Bidang, Pembimas dan Kakankemenag Kabupaten/Kota untuk menyusun program kerja yang mengarah pada moderasi beragama,” tegasnya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Lawan Paham Keagamaan Yang Halalkan Terorisme Dengan Penguatan Moderasi Beragama

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

buya syafii maarif

Mengenang Buya Syafii Maarif : Tokoh Sederhana yang Teguh Memegang Prinsip Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan

Sejatinya, teramat sulit untuk menuliskan judul tentang sosok inspiratif Buya Syafii Maarif. Bukan karena kekurangan …

akhlak karimah

Khutbah Jumat – Menyelamatkan Generasi Muda Dari Virus Radikalisme

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …