Farid Okbah dan Zain An Najah
Farid Okbah dan Zain An Najah

21 Hari Setelah Ditangkap, Terduga Teroris Farid Okbah Cs Resmi Ditahan

Jakarta – Densus 88 Antiteror Polri akhirnya secara resmi menetapkan terduga teroris Farid Ahmad Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al Hamat, sebagai tahanan. Sebelumnya, selama 21 sejak ditangkap, status ketiganya masih masa penangkapan.

Kepastian itu diungkap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Ia mengatakan, ketiga orang itu resmi ditahan oleh penyidik.

“Sudah ditahan sejak tadi malam,” kata Ramadhan saat dikonfirmasi, Rabu (8/12/2021).

Ramadhan menjelaskan, ketiganya bakal ditahan hingga 120 hari ke depan, di rumah tahanan (rutan) milik Densus 88.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap Ahmad Farid Okbah, Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad, atas dugaan tindak pidana terorisme, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/11/2021) pagi. Ketiganya ditangkap di tempat terpisah.

Ahmad Zain An-Najah ditangkap di jalan Merbabu Raya, Pondok Melati, Kota Bekasi, sekitar pukul 04.39 WIB. Lalu, Farid Okbah ditangkap sekitar pukul 04.43 WIB di Jalan Yanatera, Jatimelati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sementara, Anung Al-Hamat ditangkap di jalan Raya Legok Blok Masjid, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi, sekitar pukul 05.49 WIB.

Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan, ketiganya ditetapkan tersangka usai diduga terlibat kelompok teroris JI.

“Sudah (ditetapkan tersangka),” kata Aswin.

Ketiga orang ditangkap karena menjadi Lembaga Amil Zakat Abdurrahman bin Auf yang terbukti mengumpulkan dana untuk membiayai terorisme melalui ribuan kotak amal. Zain An-Najah diketahui menjabat anggota Komite Fatwa MUI, sementara Farid Okbah adalah Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI).

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Wapres HUT ke 45 MUI

Fatwa MUI: Terorisme Bukan Jihad, Terorisme Haram!

Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa aksi terorisme bukan jihad, terorisme …

Cak Islah Bahrawi

Tolak UU Buatan Manusia, Islah Bahrawi: Teroris Hanya Mau Jalankan Hukum Syariah

Jakarta –  Kelompok teroris menganggap Undang-undang harus menggunakan hukum syariah yang dalam pemahamannya sebagai buatan …