penyebab doa tidak terkabulkan
doa

4 Penyebab Doa Tidak Terkabulkan Menurut Hadist Nabi Muhammad SAW

Doa itu termasuk salah satu ibadah yang sakral, namun unik. Sakralnya, dengan doa kita seakan berkomunikasi langsung dengan Allah. Dan uniknya, doa itu ibadah yang bertujuan memohon sesuatu kepada Allah. Malahan, jika kita tak berdoa, kita akan dicap sombong oleh Allah. Karena Allah senang dengan orang yang senantiasa meminta-minta hanya kepadaNya.

Dengan hanya berdoa, otomatis kita sudah mendapat ganjaran kebaikan dari Allah. Apalagi jika doa kita dikabulkan olehNya, kita bisa mendapatkan ganjaran kebaikan yang berlipat-lipat. Namun realitanya, ada banyak dari kita yang doanya belum terkabulkan oleh Allah. Atau bisa dikatakan Allah belum berkenan mengabulkan doa yang kita panjatkan.

Betapapun, Allah dalam al-Qur’an memerintahkan kepada kita semua untuk berdoa, karena Dia akan mengabulkannya, tetapi sesungguhnya itu ada beberapa catatan. Catatan-catatan inilah yang menyebabkan banyak dari kita yang melupakannya sehingga doanya belum dikabulkan oleh Allah.

Catatan-catatan yang dimaksud ialah berupa sebab-sebab kenapa doa yang dipanjatkan banyak dari kita menjadi terhalang. Penting untuk diperhatikan kita semua bahwa ibadah doa itu memanglah gratis, tak mengeluarkan biaya sepeserpun. Kapanpun dan dimanapun bisa kita lakukan. Namun ternyata ada 4 sebab yang membuat doa kita tak dikabulkan Allah yang diterangkan dalam beberapa hadist nabi Muhammad SAW.

  1. Mengkonsumsi hal-hal yang haram

Nabi Muhammad SAW pernah bercerita dalam sebuah hadist tentang seorang pemuda yang berdoa dalam keadaan ia telah mengkonsumsi hal-hal yang haram. Hal ini sesungguhnya menjadi peringatan dan perhatian kepada seluruh umatnya untuk membersihkan diri ketika hendak berdoa.Nabi SAW bersabda yang di riwayatkan dari jalan Abu Hurairah :

Ada seseorang yang melakukan safar jauh, kusut rambutnya dan berdebu tubuhnya, ia lalu mengangkat tangannya ke langit seraya berkata,”Ya Rabb!,Ya Rabb!” Sedangkan makanannya haram, pakaiannya haram, dan ia diberi makan dari sesuatu yang haram, bagaimana Allah Ta’ala mengabulkan doa orang tersebut ?!!.”

  1. Tergesa-gesa dan berprasangka buruk

Tergesa-gesa dan berprasangka buruk juga mengakibatkan doa banyak dari kita yang terhalang untuk dikabulkan oleh Allah. Ketidakpercayaan seorang hamba kepada Allah itu berakibat fatal. Pasti Allah pun akan mengacuhkannya. Nabi Muhammad  juga memperingatkan kepada kita semua untuk menghindari kedua hal buruk tersebut.Beliau bersabda :

Baca Juga:  Antara Sunnah Hasanah dan Bid’ah Hasanah

يستجاب لأحدكم ما لم يعجل فيقول قد دعوت فلا أو فلم يستجب لي

Akan dikabulkan (doa) salah seorang dari kalian selama ia tidak tergesa-gesa dan mengatakan,”Aku telah berdoa, namun Allah juga tidak mengabulkan doaku.” (HR. Bukhori Muslim)

  1. Berbuat maksiat dan dosa,

Dalam hal ini Nabi Muhammad SAW bersabda :

Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian harus memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran atau Allah akan memberikankan kepada kalian hukuman yang jika kalian semua berdoa supaya dijauhkan dari hukuman itu,maka tidak akan dikabulkan oleh-Nya” (HR. Tirmidzi)

Perlu diingat bahwa maksiat merupakan kegelapan yang akan menutup hati kita semua. Kegelapan yang jikalau dibiarkan terus menerus akan menyebabkan hati ini akan dikuasai oleh setan sehingga akan terhalang dari hidayah. Ibnu Qayyim Al Jauziyah juga mengatakan : “Jika dosa semakin bertambah, maka itu akan menutupi hati pemiliknya.”

Oleh karenanya, bagaimana sebuah doa yang kita panjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT, sedangkan larangan-Nya selalu kita langgar dan perintah-Nya kita tinggalkan?! Hari-hari yang dilewati kita hiasi dengan maksiat tanpa memikirkan apa dampaknya bagi diri kita.

  1. Tidak bersungguh-sungguh dalam berdoa.

Dalam perkara ini Nabi Muhammad SAW mewanti-wanti kepada kita semua untuk menjauhi sikap kita yang tak sungguh-sungguh dalam berdoa. Nabi SAW bersabda :

Janganlah sekali pun kalian berkata (saat berdoa),”Ya Allah, apabila Engkau berkenan maka ampunilah aku, apabila Engkau berkenan kasihilah aku, apabila Engkau berkenan berilah kepadaku rezeki. Akan tetapi bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, karena Allah Ta’ala berbuat menurut apa yang Ia kehendaki dan tidak ada yang memaksaNya.” (HR. Bukhori)

Ingat juga bahwa sejauh mana kita semua berupaya, maka sejauh itulah yang akan kita dapatkan. Istiqomah-lah didalam kesungguhan. Maka kita akan menuai hasilnya nanti. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah sebuah kepercayaan bahwa doa yang kita panjatkan akan dikabulkan oleh Allah Ta’ala . Nabi Muhammad SAW bersabda : “Berdoalah kalian dengan keyakinan penuh akan terkabulnya doa itu, karena sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa yang berasal dari hati yang lalai dan lengah. (HR. Tirmidzi)

Bagikan Artikel ini:

About M. Alfiyan Dzulfikar

Avatar of M. Alfiyan Dzulfikar

Check Also

mempelajari sejarah nabi

Faedah-Faedah Mempelajari Sejarah Nabi Muhammad SAW

Mempelajari sejarah adalah upaya untuk mengetahui apa saja yang ada pada waktu lampau tertentu. Misalnya …

madinah

Inilah 4 Pesan Pertama Nabi SAW di Kota Madinah

Hampir tiga belas tahun, nabi SAW diperintah Allah untuk menegakkan kalimat tauhid dan mensyiarkan agama …