Jakarta – Umat Islam diajak untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat penggalangan dana untuk membantu Palestina. Kepedulian ini sangat penting untuk terus menjaga semangat solidaritas bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina. Apalagi, kondisi bangsa Palestina kian hari bukan semakin membaik, tetapi semakin memburuk.
Ajakan ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan pada Pembukaan Safari Ramadhan Membasuh Luka Palestina 2025 di Aula Buya Hamka, Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025).
Dalam kesempatan ini, Sekjen MUU juga mewakafkan jam tangan yang sedang dikenakannya untuk membantu Palestina. Kegiatan ini merupakan kerja sama MUI bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.
“Saya berikan jam tangan ini untuk disumbangkan ke Palestina. Apa yang kita miliki, termasuk harta akan menjadi kebaikan apabila digunakan di jalan Allah, khususnya untuk membantu saudara-saudara kita yang menderita seperti di Palestina,” kata Buya Amirsyah Tambunan dikutip dari MUI Digital.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk terus menjaga semangat solidaritas bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina. Apalagi, kondisi bangsa Palestina kian hari bukan semakin membaik, tetapi semakin memburuk dan memprihatinkan.
Buya Amirsyah mengatakan, kegiatan ini akan melibatkan enam syekh dari Palestina yang akan mengunjungi enam daerah di Indonesia. Selain pengumpulan donasi, mereka akan memberikan pemahaman secara langsung kepada masyarakat terkait bagaimana kondisi terkini di Gaza Palestina.
“Kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya di Jakarta, melainkan juga mencakup beberapa daerah, seperti Sumatera Utara, Kepualauan Riau, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten tersebut tentunya akan semakin meningkatkan pemahaman masyarakat kita tentang perkembangan situasi di Palestina,” terangnya.
Melalui kegiatan ini, Buya Amiryah meyakini akan memperkuat solidaritas masyarakat Indonesia terhadap semangat perjuangan bangsa Palestina. Sebagaimana Qs Ali Imran ayat 103 yang mengandung pesan agar umat Islam senantiasa bersatu dan tidak terpecah belah.
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْاۖ وَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَاۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ
Artinya: Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ingatlah pula ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.
“Oleh karena itu, MUI bekerja sama dengan semua pihak di Indonesia dalam terus meningkatkan semangat solidaritas bangsa Indonesia bagi bangsa Palestina, karena tidak ada bedanya antara perjuangan bangsa Indonesia dengan bangsa Palestina,” kata Sekjen MUI.
Dalam kesempatan ini di Bulan Ramadhan, Sekjen MUI mengajak umat Islam untuk terus mendoakan bangsa Palestina agar mendapatkan kemerdekaan.
“Mari terus kita memohon kepada Allah SWT dan kita yakin bahwa do’a selama bulan suci Ramadhan akan mustajab,” ungkapnya.
Kegiatan Safari Ramadhan Membasuh Luka Palestina 2025 ini dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Hadir dalam kegiatan ini Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim, dan Komisioner BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan.
Islam Kaffah Media Pembelajaran Islam Secara Kaffah