hukuman mati ilustrasi
hukuman mati ilustrasi

Arab Saudi Eksekusi 18 Anggota ISIS dan Al-Qaeda Kejahatan Terorisme

RIYADH —Kelompok teroris bernama Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah dinyatakan kalah secara total pada tahun 2019. Namun sel kelompok teroris ISIS masih melakukan teror dibeberapa negara, termasuk di Arab Saudi. Atas kejahatan terorisme pemerintah Arab Saudi kemudian mengeksekusi masti 18 orang yang telah dinyatakan bersalah atas kejahatan terorisme.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pada Sabtu (12/3) mengumumkan eksekusi 81 narapidana atas tuduhan bekerja sama dengan ISIS dan al-Qaeda dan melakukan kejahatan seperti pembunuhan dan pemerkosaan.

Hukuman mati dijatuhkan kepada warga negara Saudi dan orang asing, sebagian besar warga Yaman. Mereka dihukum karena kejahatan seperti menargetkan tempat ibadah dan lembaga pemerintah, pembunuhan petugas keamanan, menanam ranjau, penculikan, penyiksaan, pemerkosaan dan perampokan bersenjata.

Kejahatan mereka juga termasuk penyelundupan senjata ke Kerajaan untuk tujuan mengacaukan negara dan menghasut perselisihan dan kekacauan, serta menerapkan skema teroris ISIS, al-Qaeda dan kelompok Houthi yang didukung Iran dan organisasi teroris lainnya yang bermusuhan dengan Kerajaan.

“Para penjahat dihukum setelah persidangan di pengadilan terkait,” kata kementerian itu dilansir dari Alarabiya dan republika.co.id Ahad (13/3).

Kementerian menambahkan, bahwa vonis hukuman mati telah disetujui oleh Pengadilan Banding dan Mahkamah Agung dan perintah kerajaan dikeluarkan untuk melaksanakannya sesuai dengan itu.  Eksekusi dilakukan pada Sabtu (12/3).

Di antara mereka yang dihukum adalah seorang pria Yaman yang bekerja dengan ISIS dan membunuh seorang petugas keamanan dan dua pria Saudi yang juga bekerja dengan ISIS dan membunuh dua petugas keamanan dan berencana untuk menargetkan warga negara dan orang asing di Kerajaan.

Tiga warga Yaman dihukum karena membunuh dua petugas keamanan, membentuk kelompok “teroris” yang berafiliasi dengan Houthi, menanam ranjau darat dan menyelundupkan senjata.

Baca Juga:  Alhamdulillah Covid-19 Menurun, Jamaah Masjidil Haram Sholat tak Jaga Jarak

Seorang pria Saudi dihukum karena beberapa kejahatan yang meliputi penculikan, penyiksaan dan pembunuhan seorang petugas keamanan dan membentuk sel “teroris” yang menerima perintah dari kelompok “teror” di luar Kerajaan.

Dua pria Saudi dinyatakan bersalah atas pembunuhan ibu mereka dan percobaan pembunuhan ayah dan saudara laki-laki mereka.

Beberapa pria Saudi lainnya dan seorang pria Suriah dihukum karena berbagai kejahatan seperti membentuk “sel teroris”, memiliki hubungan dengan ISIS dan kelompok “teroris” lainnya, serta menembaki petugas keamanan dan kantor polisi.

Tiga pria Yaman dan seorang pria Saudi dinyatakan bersalah karena berkomunikasi dengan pihak asing yang memusuhi Kerajaan, dengan tujuan menyediakannya dengan koordinat gedung-gedung pemerintah untuk menargetkan mereka dan menyelundupkan senjata dan granat tangan.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

KH Sholahuddin Al Aiyub

Radikalisme dan Liberalisme Distorsi Pemahaman Agama, Islam Wasathiyah Solusinya.

Jakarta – Radikalisme dan liberalism agama telah mendistorsi pemahaman agama. Karena itu, Islam wasathiyah menjadi …

maulid nabi

Khutbah Jumat – Hubbun Nabi

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …