argo yuwono
argo yuwono

Bareskrim Tahan Penista Agama Muhammad Kace 20 Hari Kedepan

Jakarta – Pihak aparat Kepolisian berhasil meringkus Muhammad Kece penista agama Islam berhasil di Bali. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, aparat Kepolisian langsung bergerak cepat menangkap Muhammad Kece yang telah menghina Nabi Muhammad dan Islam dan telah menyebabkan keresahan ditengah masyarakat. Kalimat yang dikeluarkan oleh Muhammad Kece diantaranya menyebut pengikut nabi Muhammad merupakan orang-orang pendusta. Seperti dikatakan oleh pihak Bareskrim, penahanan akan dilakukan selama 20 hari kedepan untuk menggali informasi lebih lanjut.

“Benar, 20 hari penahanannya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi seperti dikutip dari laman cnnindonesia.com, Kamis (26/8).

Penahanan itu merujuk pada ketentuan dalam Pasal 24 ayat (1) dan ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang memungkinkan penyidik untuk menahan tersangka berdasarkan sejumlah pertimbangan. Masa penahanan dapat diperpanjang 40 hari jika diperlukan.

Terpisah, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan bahwa penahanan itu resmi dilakukan pada Rabu (25/8) malam.

“Muhammad Kace sudah ditahan, tadi malam masuk tahanan pukul 21.50 WIB,” ucap Ramadhan.

Kace dijerat pasal berlapis dengan ancaman penjara hingga enam tahun. Ia dipersangkakan penyidik melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP.

Dia berperkara karena video ceramah yang diunggahnya berpolemik dan menuai kontroversi. Salah satu yang mencuat ialah terkait kitab kuning dan Nabi Muhammad SAW yang diunggah dengan judul ‘Kitab Kuning Membingungkan’.

“Kitab kuning ini hanya usaha manusia, ya barangkali benar, tapi apakah menyimpang dari Quran, ya. Kenapa? Karena Quran tidak memerintahkan harus membaca hadis dan fiqih. Alquran lebih memberikan isyarat orang harus membaca Taurat dan Injil,” kata Muhammad Kace dalam video tersebut.

Baca Juga:  Pendiri Pasar Muamalah di Depok Diciduk Bareskrim

Polisi masih mendalami motif Kace membuat video yang dinilai telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat tersebut.

Saat ditangkap, Kace disebutkan berada di tempat persembunyiannya di kawasan Banjar Untal-Untal, Desa Dulang, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Ali Kalora

Pentolan Teroris Mujahidin Indonesia Timur Ali Kalora Tewas Ditembak Satgas Madago Raya

Palu – Setelah melakukan perburuan intensif, Satgas Madago Raya akhirnya berhasil menembak mati tokoh teroris …

Dr Adnan Anwar

Silaturahmi Nasional Penting Sebagai Sarana Tabayyun Dalam Menjaga NKRI

Jakarta – Dalam konteks berbangsa dan bernegara, persaudaraan tidak hanya dibangun atas dasar persamaan keyakinan, …