menuntut ilmu
menuntut ilmu

4 Urgensi Menuntut Ilmu dalam al-Qur’an

Ilmu merupakan bagian penting bagi kaum muslimin dan muslimat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Ilmu harus mendarah daging dan senantiasa bermuara di hati kita semua. Ilmu wajib tumbuh dan berkembang menjadi karakter pada diri pribadi manusia, sebagai pembeda antara manusia dengan makhluk lainnya. Pada intinya manusia berbeda dari makhluk lainnya seperti: hewan, jin, setan dan lain sebagainya.

Dalam pribahasa ilmu tanpa iman maka lalim. Orang berilmu tapi tidak memiliki iman di hatinya, maka dia akan melakukan hal-hal sebagai berikut: dia akan lupa diri, tidak memikirkan apakah ini menguntungkan atau merugikan bagi orang lain, hanya mengedepankan kemampuan otaknya atau akalnya saja, terlalu bangga dengan keilmuannya, tidak memikirkan halal haram. Yang terpenting adalah pemuasan harapan, cita-cita, atau impian pribadinya. Sampai kepada yang terparah adalah berlaku atheis karena menTuhankan akalnya.

Di samping itu juga, Iman tanpa ilmu maka dzalim. Manusia berkarakter seperti ini, biasanya sibuk beribadah tapi tidak tahu, tidak sadar ataupun bisa saja bodoh bahwa dia sedang melakukan berbuatan bid’ah. Tidak sadar sedang melakukan kebodohan-kebodohan dalam beragama. Tidak tahu apakah dicontohkan oleh Nabi kita Muhammad SAW atau tidak.

Ilmu tanpa amal maka gombal. Orang yang berilmu namun dia tidak melaksanakan ilmunya, bagaikan tong kosong berbunyi nyaring. Keilmuan kita harus kita wujudkan dalam bentuk berbuatan sehingga orang-orang dapat mengakuinya, tidak menganggap bahwa apa yang kita sampaikan adalah omongan bin ocehan saja alias gombal bin kebohongan. Kita harus mewujudkan ilmu kita dalam bentuk perbuatan atau karya nyata yang dapat menyakinkan orang lain.

Selanjutnya, amal tanpa ilmu maka gembel. Gembel adalah kata lain dari gelandangan. Orang yang terus-menerus menjadi gelandangan berarti tidak suka berpikir. Tidak keras dalam mencari solusi, Hidupnya monoton dan tak terarah, mau hidup atau mati tidaklah penting baginya. Amal perbuatannya sesat atau tidak sesat tidak terlintas diotaknya, yang penting berbuat saja, dan tidak perlu pusing. Sholatnya sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW atau tidak, tidak menjadi pemikirannya, yang penting sholat saja.

Baca Juga:  Tidur Merupakan Miniatur Kematian

Berilmu harus dilandasi dengan iman dan diwujudkan dalam amal perbuatan. Dan berilmu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan kita sehari-hari. baik dalam urusan dunia ataupun urusan akherat. Ungkapan imam syafii:

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ

Barangsiapa yang menghendaki dunia, makahendaknya dia berilmu. Dan barangsiapa yang menghendaki akherat, maka hendaknya dia berilmu. Dan barangsiapa yang menghendaki dunia akherat, maka hendaknya dia berilmu. Jadi ilmu adalah sangat penting bagi kita kaum muslimin dan muslimat.

Cara Mendapatkan Ilmu

Lalu bagaimanakah cara kita untuk mendapatkan ilmu? Pertama adalah dengan cara membaca tulisan. Lihatlah bagaimana Rasulullah SAW mendapatkan wahyu yang pertama:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

1. bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Q.S Al-Alaq: 1-5).

Kedua adalah dengan mendengarkan, kita mengaji kepada orang yang lebih paham tentang ilmu agama. Ketika sholat jum’at kita mendengarkan apa yang disampaikan oleh Khotib. Lalu Mendownload ceramah-ceramah keagamaan dan menanyakan apabila kita menjumpai perbedaan-perbedaan atau permasalahan khilafiyah. Dan apabila sudah yakin bahwa ilmu ini benar menurut Rasulullah dan diridhai oleh Allah SWT, maka langkah selanjutnya yakni, mempraktekkannya sedikit demi sedikit atau secara bertahap. Tujuannya adalah agar ilmu tersebut semakin dikuasai dan menjadi karakter bagi kita.

Baca Juga:  Khutbah Jumat Singkat Tanda Khatib Paham Agama

Manfaat Ilmu Bagi Muslim dan Muslimah

Pertama, dinaikan derajatnya oleh Allah SWT

Seperti dalam firman-Nya QS Al Mujaadilah ayat 11:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya : Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Pengusaha yang beriman dan berilmu, pasti akan mendapatkan kemulian, baik di dunia ataupun di akherat. Dia akan ditinggikan derajatnya karena dia paham hak dan kewajiban-kewajibannya. Dia mengerti hak Allah atas harta yang dimilikinya. Tidak lupa berzakat, tidak lupa bersedekah. Masalah, kendala ataupun berbagai halangan dalam usahanya, dianggapnya sebagai bagian dari cinta Allah kepadanya, untuk terus meningkatkan ilmunya dalam mengembangkan usahanya. Dia mengerti hikmah di semua permasalahan yang dihadapinya. Di mata masyarakat, mendapat kedudukan mulia. Para fakir miskin tak berhenti mendoakannya. Begitu juga para malaikat, mendoakan dia, senantiasa melaporkan kebaikan-kebaikannya kepada Allah SWT.

Kedua, orang berilmu akan semakin takut kepada Allah SWT.

Dia akan semakin tunduk pada kekuasaanNya. Semakin kagum padaNya. QS Al Fathiir: 28

وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَلِكَ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

“Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. Yang dimaksud dengan ulama dalam ayat ini ialah orang-orang yang mengetahui kebesaran dan kekuasaan Allah.

Baca Juga:  Menyelami Ritual dan Makna Ibadah Haji dan Kurban

Ketiga, mengetahui kebesaran dan kebenaran al-Qur’an

Ada seorang ilmuan dari bangsa eropa masuk islam setelah ia memberikan seminar dengan kesimpulan bahwa gunung adalah paku-paku bumi. Kemudian seorang alim memperdengarkan QS An Naba: 7

وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا

“Dan gunung-gunung sebagai pasak?”

Keempat, orang berilmu akan dimudahkan jalannya oleh Allah SWT.

Orang berilmu sadar atau tidak sadar mendapatkan keajaiban-keajaiban yang dianugerahkan oleh Yang Maha Kuasa.

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim no. 2699).

Dari pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat 4 urgensi seorang yang berilmu yakni: pertama, dinaikan derajatnya oleh Allah SWT. Kedua, semakin takut kepada Allah SWT. Ketiga,  mengetahui kebesaran dan kebenaran al-Qur’an, dan yang terakhir dimudahkan jalannya oleh Allah SWT. Demikianlah pemaparan yang penulis sampaikan mengenai urgensi seorang yang berilmu. Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat dan yang terpenting tidak mudah dalam menyalahkan orang lain dan membodohi orang lain.

 

Bagikan Artikel ini:

About Ahmad Syah Alfarabi

Avatar of Ahmad Syah Alfarabi

Check Also

penciptaan wanita

Telaah Konsep Asal Penciptaan Wanita dalam Al-Qur’an

Secara kronologis, asal usul kejadian wanita tidak dijelaskan oleh al-Quran. Informasi mengenai penciptaan manusia, banyak …

hukum hormat bendera

Hukum Hormat Bendera, Boleh Atau Tidak? Ini Penjelasannya!

Seminggu lagi Peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Tiap tanggal 17 Agustus juga digelar upacara bendera guna …