Mudik mudik
Mudik mudik

Bila Membahayakan Orang Lain, MUI: Mudik Hukumnya Bisa Haram

Jakarta – Pemerintah telah resmi melarang mudik sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Namun larangan itu masih banyak dilanggar dengan masih adanya masyarakat yang nekat dan menghindari petugas untuk melakukan mudik.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, di saat pandemi virus Corona terus merebak, hukum mudik dapat menjadi haram. Hal itu karena mudik saat ini dapat digolongkan sebagai malapetaka bagi orang lain.

“Jika dengan mudik itu orang lain bisa sakit atau celaka, maka hukum mudik itu jelas haram,” kata Anwar dikutip dari laman Republika.co.id, Minggu (26/4/2020).

Menurut Abbas, di dalam Islam dikenal sebuah prinsip dari kaidah ushul fikih berbunyi la dharara wa la dhirara yang artinya kita tidak boleh menciderai diri kita dan tidak boleh menciderai orang lain. Karena kepulangan atau mudiknya seseorang dapat menyebabkan sakit atau petaka kepada yang lain, maka hukum mudik itu menjadi haram.

Ia melanjutkan, jika tidak ada dampak buruk atau petaka kepada diri sendiri ataupun orang lain maka hukum mudik itu menjadi boleh. Namun alangkah baiknya bagi umat untuk tidak melakukan mudik di Ramadhan ataupun Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh anggota masyarakat untuk dapat memperhatikan dan mematuhi ketentuan yang telah dibuat oleh pemerintah. Baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. MUI juga mengimbau kepada seluruh umat yang berniat mudik untuk mengurungkan niatnya.

“Supaya kita bisa mempercepat terputusnya mata rantai penularan COVID-19,” ujarnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

malam nisfu sya'ban

Sya’ban: Bulan yang Dilupakan, Padahal Penentu Kualitas Ramadan

anpa banyak disadari, kita kembali berjumpa dengan bulan Sya’ban—bulan kedelapan dalam kalender Hijriah—yang menandai bahwa …

alissa wahid 1768960248350

Alissa Wahid : Petugas Haji Indonesia Salah Satu yang Terbaik

Jakarta – Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid menilai petugas haji Indonesia selama ini dikenal …