Cabut baiat anggota NII Sumbar ikrar setia ke NKRI
Cabut baiat anggota NII Sumbar ikrar setia ke NKRI

Cabut Baiat, 391 Anggota NII Sumbar Ikrar Setia ke NKRI

Dharmasraya – Sebanyak 391 orang yang tergabung dalam kelompok jaringan NII (Negara Islam Indonesia) menyatakan ikrar setia kembali pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembacaan ikrar setia berlangsung di Auditorium kantor Bupati Dharmasraya, Rabu sore (27/4/2022).

Acara itu dihadiri oleh Kadensus 88 AT Polri Irjen Pol Marthinus Hukom, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, Danrem 032 Wirabraja, Kabinda Sumbar, Pejabat Utama Polda Sumbar, Bupati Dharmasraya, Kapolres Dharmasraya serta para tokoh lainnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta masyarakat merapatkan barisan dan kewaspadaan. Ia meminta masyarakat tidak terkotak-kotak yang bisa memicu perpecahan antarsesama warga negara.

“Kita harus konsolidasi, rapatkan saf, kuatkan persatuan, jangan sampai kita diadu domba, sebab itu merugikan kita, merugikan daerah, provinsi, dan bangsa ini. Maka itu kita tingkatkan kewaspadaan agar kita tidak diombang-ambingkan oleh orang yang memberikan label-label khusus,” katanya.

Terpisah, Anggota DPR RI asal Sumatra Barat, Andre Rosiade mengapresiasi langkah proaktif dari Pemda Sumatra Barat dan Densus 88 Polri yang memfasilitasi anggota NII yang berikrar kembali setia pada NKRI.

“Menurut saya pendekatan ini bagus dan mudah-mudahan pendekatan ini bisa ditiru oleh daerah lain. Jadi kita apresiasi langkah cepat Pemda Dhamasraya, Sumatera Barat dan Densus 88,” ucap anggota DPR dapil Sumatera Barat ini.

Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah mengatakan, usai penangkapan oleh Densus 88 terhadap beberapa warga yang masuk kelompok NII pada 26 Maret 2022 di Dharmasraya, masyarakat lainnya yang tergabung dalam pengajian tersebut merasa kebingungan.

Selanjutnya, Polres Dharmasraya langsung melakukan koordinasi dengan seluruh komponen di antaranya Forkopimda, serta dari tim Densus 88 Polri untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat yang tergabung NII tersebut.

Baca Juga:  Islam Wasathiyah Harus Dibumikan Sebagai Resep Paling Manjur Cegah Paham Radikal Terorisme

“Jumlah warga yang mengikuti baiat hari ini merupakan hasil penyelidikan Densus 88 Mabes Polri. Alhamdulillah hari ini mereka sepakat dari hati yang paling dalam untuk mencabut baiat,” ujarnya.

Adapun data sampai saat ini anggota organisasi NII yang bersedia untuk cabut baiat berasal dari dua kecamatan, yakni kecamatan Pulau Punjung dan kecamatan Timpeh.

Dengan rincian untuk Kecamatan Pulau Punjung yakni, asal Kelurahan Nagari 4 Koto 192 orang, Nagari Sungai Kambut 55 orang, Nagari Sungai Dareh 65 orang, Nagari Gunung Selasih 21 orang dan Nagari Sikabau 2 orang. Sedangkan untuk Kecamatan Timpeh, Kelurahan Nagari Taratak Tinggi 44 orang dan Kelurahan Nagari Panyubarangan 12 orang.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Syeikh Yusuf Al Qaradhawi

Innalillahi… Cendekiawan Islam Syeikh Yusuf Al Qaradhawi Wafat

Jakarta – Dunia Islam kembali kehilangan salah satu cendekiawan terbaiknya. Cendekiawan Islam dan Presiden Pendiri …

Masjid di Nigeria diserang teroris bersenjata saat digelar Salat Jumat

Salat Jumat Diserang Teroris Bersenjata di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

Abuja- Aksi biadab terjadi di di negara bagian Zamfara, Nigeria barat laut, Jumat (23/9/2022). Sebuah …