Bendera NII
Bendera NII

NII Baiat 1.125 Anggota di Sumatera Barat dan Cuci Otak 77 Anak DIbawah Umur

Jakarta – Kelompok terorisme jaringan Negara Islam Indonesia (NII) diduga telah memilik anggota yang banyak di Sumatera Barat (Sumbar). Betapa tidak, total ada 1.125 anggota yang diduga telah dibaiat NII. Tidak hanya itu, NII juga telah mencuci otak 77 anak-anak dibawah umur yang berusia 13 tahun. Fakta itu terungkap setelah kepolisian memeriksa 16 anggota teroris NII yang tertangkap di Sumbar pada Jumat (25/3/2022) lalu.

“Struktur NII berada pada tingkatan cabang atau kecamatan istilah NII tersebut adalah CV. Dengan anggota mencapai 1.125 anggota,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/4/2022).

Dari total jumlah itu, kata Ramadhan, anggota NII yang masih aktif mencapai 400 orang di Sumatera Barat. Sisanya, anggota itu tak aktif berkegiatan meskipun telah dibaiat menjadi anggota NII.

“Sekitar 400 orang di antaranya merupakan personel aktif dan selebihnya non aktif atau sudah berbaiat namun belum aktif dalam kegiatan NII. Yang sewaktu-waktu bisa diaktifkan kembali apabila perlu,” jelas Ramadhan.

Ramadhan juga menjelaskan sebaran anggota teroris NII di Sumbar mayoritas berada di Kabupaten Dharmasraya.

“Dari jumlah total di Sumbar, 833 orang tersebar di kabupaten Dharmasraya dan 292 orang berada di kabupaten Tanah Datar,” ungkap Ramadhan.

Di sisi lain, Ramadhan mengungkapkan bahwa proses perekrutan anggota NII digelar secara terstruktur. Buktinya, jaringan teroris NII kini telah masih ada di seluruh Indonesia.

“Jaringan NII sudah masif di Indonesia antara lain Jakarta, Tangerang, Jawa Barat, Bali, Sulawesi, Maluku dan Sumbar,” katanya.

Ramadhan juga mengungkapkan, NII tak memandang usia dan jenis kelamin saat merekrut anggota. Ada sekitar 77 anak di bawah usia 13 tahun yang direkrut dan dicuci otak oleh NII.

Baca Juga:  Alhamdulillah Di Minneapolis Azan Diperbolehkan Siang Hari dan Akui Puasa Ramadhan

“Perekrutan anggota NII dilakukan tanpa memandang jenis kelamin dan batas usia. Hal ini terbukti dengan ditemukannya 77 orang anak di bawah umur 13 tahun yang dicuci otak dan dibaiat untuk sumpah kepada NII,” terang Ramadhan.

Ia menambahkan bahwa ada 126 orang dewasa anggota NII, yang diduga sudah direkrut sejak masih kecil. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk mengetahui jaringan NII.

“Selain jumlah tersebut, tercatat ada 126 orang lain yang saat ini sudah dewasa, namun pernah juga direkrut saat usia masih belasan tahun. Terkait hal ini telah berkoordinasi dengan KPAI untuk mengembangkan jaringan NII ini,” imbuh Ramadhan.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

ilustrasi logo nahdlatul ulama

Konbes NU 2022 Lahirkan 19 Peraturan untuk Perkuat Landasan Jam’iyah Optimalisasi Khidmah

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2022 …