pendakwah
Pendakwah

Dai Harus Punya Pengetahuan Agama dan Wawasan Kebangsaan Mumpuni

Jakarta – Penyebaran radikalisme di Indonesia sudah sampai pada titik yang mengkhawatirkan. Di segala lini kehidupan, kelompok-kelompok radikal ‘bergentayangan’ untuk menyebarkan paham kekerasan yang bertujuan untuk merusak kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk mencegah dan melawan penyebaran radikalisme dengan menggandeng seluruh komponen masyarakat. Salah satunya adalah tokoh agama dan pendakwah (dai). Hal itulah yang mendorong Kementerian Agama (Kemenag) membuat program pembinaan terhadap dai.

“Kami telah melakukan pembinaan dai. Ada 8.200 dai yang sudah kami berikan pencerahan dan peningkatan kapasitas. Intinya dai harus punya pengatahuan agama dan wawasan kebangsaan yang mumpuni,” kata Dirjen Bina Masyarakat Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin dikutip dari Antara, Senin (15/2/2021).

Kamaruddin mengatakan pembinaan ribuan pendakwah di seluruh wilayah Indonesia tersebut sudah dilakukan Bimas Islam sejak September 2020. Para dai itu digembleng untuk meningkatkan kualitas dan kapasitan para pendakwah antara lain moderasi beragama, peningkatan nasionalisme, ketahanan nasional dan wawasan kebangsaan.

“Mereka adalah elemen yang sangat penting untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Kami merasa, para dai dan mubaligh ini harus diberikan wawasan kebangsaan tentang moderasi beragama, agar menyampaikan nilai-nilai moderat ke masyarakat,” katanya.

Kamaruddin menambahkan, pembinaan para pendakwah merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas keilmuan para dai sehingga memiliki jalan dakwah yang sesuai perkembangan zaman dan mempromosikan moderasi beragama.

“Para pendakwah selain perlu memiliki pengetahuan keagamaan mumpuni mereka juga perlu dibekali dengan pengetahuan berbangsa, bernegara dan Pancasila,” tandasnya.

Bagikan Artikel
Baca Juga:  Boni Hargens Dukung Pernyataan Menag Tentang Radikalisme ‘Good Looking’
Best Automated Bot Traffic

About redaksi

Avatar