Dakwah Itu Outputnya Tadabbur Dalam Alquran

Sleman Budayawan Emha Ainun Najib mengungkapkan dakwah itu tidak bisa dilihat seberapa pintarnya orang dalam penafsiran tetapi bagaimana dakwah menghasilkan output tadabbur dalam memahami Alquran dan seberapa bermanfaat bagi Manusia Pernyataan itu diungkapkan Cak Nun panggilan karibnya saat menjadi narasumber Dialog Kebangsaan Islam Kebangsaan dan Perdamaian di Auditorium Abdulkahar Mudzakir Universitas Islam Indonesia akhir Februari lalu Tafsir itu adalah pengaruh barat karena yang unggul itu adalah yang paling pintar kalau tadabbur nggak pintar nggak apa apa nggak pintar nggak apa apa yang penting output setelah bergaul dengan Alqur an seberapa manfaat bagi semua manusia ujar Cak Nun dikutip dari laman suaramuhammadiyah id Menurutnya dalam dakwah juga harus menggunakan metode bil hikmah dengan segala bentuk kepintaran di kristalisasikan dalam kebijaksanaan Baca juga Konstruksikan Kembali Pikiran Islam Lewat Paradigma IqraCak Nun juga mengatakan bahwah hadirnya Muhammadiyah bukan untuk saling berkompetisi untuk saling beradu dan mengalahkan satu sama lain tetapi Muhammadiyah hadir dengan membawa pergerakan dakwah yang menerapkan metode bil hikmah Salah satu contoh yang diterapkan oleh organisasi Muhammadiyah dengan metode bil hikmah yaitu ketika Muhammadiyah hendak memilih ketua atau pimpinan yang baru Dengan tidak melihat seberapa tinggi pangkatnya akan tetapi seberapa banyak kebermanfaatannya bagi seluruh manusia

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Terduga Teroris Sibolga Percaya Bom Bunuh Diri Jalan Cepat Menuju Surga

About Islam Kaffah

Check Also

khilafiyah

Menyoal Khilafiyah : Kenapa Dalilnya Sama, Tetapi Hukumnya Beda?

Kata Ibnu Qayyim al Jauziyyah dalam kitabnya al Sawa’iq al Mursalah, “Terjadinya perbedaan di kalangan …

Ustad Adi Hidayat

Soal Adi Hidayat dan Imam al Zuhri : Kasus Sama, Endingnya Beda

Adi Hidayat kembali berulah. Setelah sebelumnya menyatakan doa iftitah tidak ada dalil hadisnya, kali ini …