Eks Pengacara FPI Nilai Kasus Pembakaran Bendera Hasil Propaganda HTI

0
29

Jakarta Mantan pengacara FPI Kapitra Ampera menilai kasus pembakaran bendera di Garut pada peringatan Hari Santri lalu sebagai propaganda organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia HTI Terbukti kini mereka terus menggoyang peristiwa itu dengan mengklaim bendera itu sebagai bendera tauhid Sudah jelas peristiwa itu bagian dari propaganda HTI Ormas HTI memakai bendera tersebut untuk propaganda itu bendera umat Islam bukan HTI ungkap Kapitra di Jakarta Jumat 26 10 2018 dikutip dari gatra com Pernyataan itu diungkapkan Kapitra pada diskusi Angkatan Pelajar Islam API DKI Jakarta dengan tema Hoax dan HTI Masih Gentayangan di kawasan Cikini Jakarta Pusat Eks pengacara pimpinan Front Pembela Islam FPI Rizieq Shihab ini mengatakan HTI tidak memuliakan bendera berkalimat tauhid tersebut Justru membawa bendera sakral itu ke ranah politik Selain itu Kapitra menyebut HTI menggunakan bendera tersebut untuk kepentingan politiknya sendiri Bahkan memecah umat Islam yang ada di Indonesia Itu bendera Rasulullah SAW ketika ada perang HTI harusnya memuliakan bukan dibawa ke ranah politik Alhasil ribut ini takbir yang itu juga takbir tegas Kapitra Insiden pembakaran bendera itu dilakukan tiga anggota Banser NU saat peringatan Hari Santri di Limbangan Garut Senin 22 10 2018 Terungkap bendera itu sengaja dibawa oleh Uus Sukmana seorang anggota HTI untuk memanasi warga NU

Baca Juga:  Teladani Sifat Nabi Muhammad SAW Dalam Berpolitik

Tinggalkan Balasan