Judi Online
Judi Online

Haram, Pemerintah Harus Basmi Judi Online

Jakarta – Segala bentuk perjudian dalam Islam adalah haram, termasuk judi online yang kini tengah marak dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Majelis Ulama Indonesia (MUI) memang tidak pernah mengeluarkan fatwa haram terkait judi online karena sudah bahwa judi itu haram.

MUI fatwanya secara khusus tidak ada. Tapi kalau dari masalah judi itu sudah jelas haram. Jadi, kalau sesuatu yang sudah jelas keharamannya tidak perlu fatwa,” ujar Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftahul Huda dikutip dari laman Republika.co.id, Selasa (2/8/2022).

Di dalam Alquran, ungkap Miftahul, sudah jelas dasarnya bahwa sesungguhnya meminum khamar, berjudi, berkorban untuk berhala, dan mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan. Karena itu, menurut dia, apapun yang mengandung unsur perjudian hukumnya haram.

“Setiap ada perjudian maka itu sudah haram, bentuk apapun perjuadian itu. Jadi tanpa difatwakan semua orang sudah tahu bahwa perjudian itu haram,” jelas dia.

Ia mendorong kepada pemerintah dan penegak hukum untuk menertibkan perjudian online di Indonesia. Di sisi lain, MUI akan mengeluarkan tausiyah atau taujihat (arahan) untuk mengatasi maraknya judi online tersebut.

“Itu akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk merespons permasalahan ini, dengan semakin maraknya judi online itu. Jadi bentuknya bukan fatwa tapi nasihat atau arahan,” ucap Miftahul Huda.

Selain itu, kepada seluruh umat Islam dan masyarakat Indonesia secara umum diimbau untuk menjauhi segala bentuk perjudian. Karena, semua agama pasti mengharamkan judi online tersebut.

“Saya yakin bukan hanya agama Islam yang mengharamkan, agama apapun akan menghukumi haram terhadap segala bentuk perjudian. Dan yang didapatkan melalui perjudian itu tidak akan berkah. Karena itu termasuk harta yang haram,” kata Miftahul Huda.

Dia menambahkan, pemerintah sebenarnya sudah melarang perjudian tersebut. Karena itu, MUI perlu bekerja sama dengan pemerintah, khususnya Kementerian Kominfo untuk membasmi judi online.

“Saya kira kita perlu bekerja sama dengan pemerintah bagaimana agar perjudian itu tidak semakin marak dan kita juga perlu memberikan penyadaran kepada masyarakat secara umum bahwa perjudian itu adalah hal dilarang oleh agama,” jelas dia.

Sementara itu, anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Wawan Gunawan Abdul Wahid mengungkap Muhammadiyah sudah memberikan fatwa terkait permainan yang mengandung unsur maisir atau judi. Bahkan, Majelis Tarjih Muhammadiyah sudah mengharamkan uang kripto atau cryptocurrency.

“Kemungkinan sudah (Judi online dibahas). Karena beberapa hal yang terkait dengan cryptocurrency itu sudah dibahas. Tapi secara umum, dibahas atau tidak dibahas, namanya judi itu kan haram,” ujar Wawan.

Dia menjelaskan, sejak dulu perjuadian itu selalu berawal dari permainan. Karena itu, menurut dia, semua permainan yang mengarah kepada perjudian itu seharusnya sudah diwaspadai oleh pemerintah.

“Jadi, semua fasilitas yang diduga menjadi sarana munculnya transaksi yang diharamkan itu harus diwaspadai,, apalagi sudah mewujud dalam praktik keseharian,” ucap Wawan.

Dia mengatakan, sudah banyak masyarakat Indonesia yang bangkrut gara-gara permainan judi online, termasuk kalangan artis atau komedian. Karena, menurut dia, perjudian itu memancing orang untuk ketagihan.

“Itu juga bisa kena kepada siapapun. Karena dia adiktif, jadi racun. Seperri rokok, ada nekotinnya yang kemudian memancing orang untuk ketagihan,” kata Wawan.

Intinya, masyarakat harus diberi rambu-rambu. Di samping itu, pemerintah juga harus merasa terpanggil untuk memberikan rambu-rambu itu, sehingga masyarakat tidak gemar bermain judi online.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim

Menistakan Alquran, Sama Saja Merendahkan dan Menghina Allah SWT

Jakarta  – Aksi dua tokoh anti-Islam Rasmus Paludan yang membakar Alquran di Swedia dan Edwin …

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin

Ini Lembaga Lembaga Amil Zakat yang Berizin dan Tidak Berizin yang Diliris Kemenag RI

Jakarta –  Kasus penyelewengan dana sumbangan termasuk zakat yang dilakukan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuat …

escortescort