ilustrasi bendera palestina 169
ilustrasi bendera palestina 169

Ini Pernyataan Resmi Indonesia-Malaysia-Brunei Soal Palestina

Jakarta – Aksi kekerasan yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina mendapatkan kecaman serta reaksi protes keras dari berbagai negara. Bahkan para pemimpin dunia mengeluarkan sikap keras terhadap perilaku Israel yang menyerang Gaza.

Indonesia bersama negara malaysia dan Brunai Darussalam secara resmi mengeluarkan sikap atas agresi Israel terhadap Palestina yang kian membabi-buta.

Melalui keterangan pernyataan bersama tiga negara yang diunggah Presiden Joko Widodo melalui twitternya, Minggu (16/5/2021). Keterangan tertulis itu dibuat oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo, Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin, dan Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah.

Pernyataan tersebut tertanggal 16 Mei 2021, dan ditulis dengan bahasa Inggris.

“Sore ini, bersama Perdana Menteri Malaysia dan Sultan Brunei Darussalam, kami merilis Joint Statement on the Escalation of Violence by Israelis in the Occupied Palestinian Territory,” tulis Jokowi dilihat di akun twitternya, seperti dikutip dari laman detikcom. Minggu (16/5/2021).

“Kami menegaskan kembali solidaritas kami kepada rakyat Palestina dan dukungan penuh untuk pembentukan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” ucapnya.

Dalam pernyataan resminya, ketiga negara mengutuk serangan Israel atas Palestina. Disebutkan, serangan itu telah berulang kali terjadi dan memakan korban warga sipil.

“Kami mengutuk dalam istilah terkuat pelanggaran dan agresi terang-terangan yang berulang kali dilakukan oleh Israel, yang menargetkan warga sipil di seluruh lokasi okupasi wilayah Palestina, khususnya di Jerussalem Timur dan Jalur Gaza, yang telah membunuh, melukai, dan menyebabkan penderitaan bagi banyak orang, termasuk wanita dan anak-anak,” tulis keterangan tersebut.

Ketiga negara tersebut menyebut tindakan Israel telah terang-terangan melanggar hukum internasional, termasuk pelanggaran HAM, kolonialisasi, serta politik apartheid terhadap orang-orang Palestina. “Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, menghentikan serangan terhadap warga sipil, untuk mengambil langkah-langkah dalam meredakan situasi dan untuk menegakkan hukum dan ketertiban internasional,” katanya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Ini Komentar Muhammadiyah dan NU Terkait PMA Majelis Taklim

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Hubungan suami istri

Heboh Anal Seks, KH Cholil Nafis: Haram Hukumnya!

Jakarta – Akhir-akhir ini heboh pemberitaan seorang wanita dan istri yang melaporkan suaminya yang juga …

umat muslim melaksanakan ibadah shalat idul fitri hijriah

Ini Alasan Aceh Disebut Serambi Makkah

JAKARTA – Orang-orang Indonesia sejak zaman Belanda telah melaksanakan ibadah haji, dahulu kala menggunakan kapal …