Uighur Jamestown foundation
Uighur Jamestown foundation

Ini Temuan Besar James Foundation Terkait Perlakuan China Terhadap Muslim Uighur

Jakarta – Lembaga think-tank asal Washington, Jamestown Foundation melalui laporan penelitiannya menemukan tiga temuan besar terkait komunitas Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, China bagian barat.

Temuan pertama, pertumbuhan penduduk di sana menurun drastis. Sepanjang tahun 2015 hingga 2018, angka pertumbuhan turun sebanyak 84 persen. Bahkan, di salah satu kawasan Uighur, pertumbuhan penduduknya nyaris nol sepanjang tahun ini.

Temuan kedua, Pemerintah Cina memeberikan hukuman berat bagi mereka yang melanggar peraturan pengendalian populasi. Sebagai contoh, mereka yang tidak mau mengkonsumi pil KB (keluarga berencana) akan dijebloskan ke dalam penjara.

Adapun temuan besar ketiga, Pemerintah Cina melakukan praktik sterilisasi masal terhadap komunitas Uighur. Targetnya adalah perempuan-perempuan dalam usia subur. Mengerikannya, 80 persen program sterilisasi di Cina semuanya berlokasi di Xinjiang. Padahal, Xinjiang hanya berkontribusi 1,8 persen dari total populasi di Cina.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengaku terkejut membaca laporan terbaru tersebut. Pada laporan itu disebutkan masyarakat Uighur meghadapi aborsi dan sterilisasi paksa di Xinjiang oleh Partai Komunis Cina.

“Temuan yang mengejutkan dan mengerikan,” ujar Pompeo dikutip dari kantor berita Reuters, Selasa (30/2020).

Pompeo melanjutkan bahwa temuan Jamestown Foundation mirip dengan temuan Amerika selama ini soal praktik Partai Komunis Cina di Xinjiang. Menurutnya, apa yang ditunjukkan Cina di Xinjiang adalah penghinaan terhadap sucinya nyawa manusia.

“Kami mendesak Partai Komunis Cina untuk segera mengakhiri praktik mengerikan tersebut. Kami juga meminta semua negara untuk mendukung kami menghentikan isu yang tidak menusiawi ini,” ujar Pompeo.

Menanggapi pernyataan Pompeo dan laporan Jamestown Foundation, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian, menganggap sebagai disinformasi. Menurutnya, sejumlah organisasi memang sengaja menggoreng isu tidak benar soal situasi Uighur di Xinjiang.

“Tuduhan mereka jelas tidak berdasar,” ujar Zhao Lijian.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

sekjen mui anwar abbas  200108191407 353

MUI: Hiburan Biduan Usai Isra Mi’raj di Banyuwangi Tak Hormati Nilai-Nilai Keagamaan

Jakarta — Aksi hiburan biduan yang digelar di panggung peringatan Isra Mi’raj di Banyuwangi, Jawa …

keutamaan bulan sya'ban

Bulan Sya’ban Segera Tiba: Bulan yang Sering Dilupakan, Tapi Dicintai Rasulullah

Tanpa terasa, umat Islam akan segera memasuki bulan Sya’ban pada 20 Januari 2026. Bulan ini …