Jamaah umrah di masa pandemi Covid 19
Jamaah umrah di masa pandemi Covid 19

Ini Tiga Catatan Evaluasi Kemenag Atas Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) telah melakukan pemantauan dan pengawasan dalam penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19. Sebanyak 3 gelombang jamaah umrah diberangkatkan pada 1, 3, dan 8 November dengan jumlah jamaah 359 orang yang diberangkatkan oleh 44 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Menteri Agama Fachrul Razi dalam Rapat Kerja DPR RI Komisi VIII, Rabu (18/11/2020) menyampaikan ada tiga catatan dan evaluasi atas penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 tersebut.

“Pertama, jemaah berangkat umrah tanpa adanya karantina terlebih dahulu. Namun langsung berkumpul pada hari keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang,” kata Menag Fachrul.

Kedua, jamaah melakukan tes PCR Swab mepet dengan waktu keberangkatan dan pada satu laboratorium, sehingga pada saat akan berangkat PCR/SWAB belum keluar.

Ketiga, kedatangan jemaah di hotel Makkah langsung dikarantina selama 3 hari dan dilakukan PCR Swab oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

“Hasil tes, pemberangkatan tanggal 1 November 2020 terkonfirmasi positif Covid sebanyak 8 orang, tanggal 3 November 2020 terkonfirmasi positif Covid sebanyak 5 orang, dan tanggal 8 November 2020 tidak ada yang positif,” katanya.

Dari 13 orang yang positif, 3 diantaranya sudah kembali ke Indonesia. “7 orang malam nanti akan kembali ke Tanah Air, 3 masih karantina di Saudi,” tambah Fachrul.

Menag telah memerintahkan pihak terkait melakukan sejumlah evaluasi atas penyelenggaraan ibadah umrah pada masa pandemi tersebut. Salah satunya perlunya karantina jemaah pada saat keberangkatan minimal 3 hari.

“Ini dilakukan guna memastikan proses tes PCR Swab dilakukan dengan benar, tidak mepet waktunya, dan menghindari risiko adanya pemalsuan data status Jemaah.”

Selain itu, Menag mengungkapkan pentingnya melakukan verifikasi dan validasi dokumen hasil PCR Swab yang dilakukan oleh petugas Kementerian Kesehatan RI sesuai protokol kesehatan untuk pelaku perjalanan dari luar negeri.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Kaum Nahdliyat Harus Belajar dari Pandemi Covid-19

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

idrissa gueye

Bintang PSG Idrissa Gueye Tolak Pakai Jersey LGBT, Presiden Hingga Selebritas Berikan Dukungan

Jakarta – Kehidupan para pesepak bola dunia selalu menjadi perhatian, termasuk ketika atlet tersebut tidak …

asrorun niam

Inggris Posting Dukungan LGBT+ Pada Akun Resmi Kedubes di Indonesia, MUI: Pelecehan!

Jakarta – Negara manapun wajib untuk mentaati aturan serta norma-norma kesopanan, budaya serta pemahaman negara …