bulan rajab

Inilah Doa dan Amalan yang Dianjurkan untuk Diperbanyak di Bulan Rajab

Keistimewaan bulan Rajab jangan sampai berlalu sia-sia. Keistimewaan dan keutamaan bulan ini begitu agung. Ada banyak amalan yang dianjurkan Nabi. Istighfar, puasa, shadaqah dan doa. Rugi bila kita tidak memanfaatkan momentum bulan Rajab, sebab belum tentu tahun depan bisa bertemu lagi dengan salah satu bulan haram ini.

Telah maklum, puasa bulan Rajab menjanjikan banyak keutamaan. Namun aktivitas kerja terkadang membuat seseorang tidak memungkinkan melakukan puasa sunnah di bulan ini. Untuk mengantisipasi kondisi seperti ini, Nabi membuat alternatif lain. Yakni membaca tasbih di bawah ini setiap hari sebanyak seratus kali yang pahalanya setara dengan pahala puasa.

1. Memperbanyak Bacaan Tasbih

سبحان الاله الجليل سبحان من لا ينبغي التسبيح الا له سبحان الاعز الاكرم سبحان من لبس العز وهو له أهل

Subhanal Ilahal Jalil, subahana man la yanbaghit tasbihu Illa lahu, subhanal a’azzil akram,  Subhana man labisal ‘izza wa huw lagu ahlun.

“Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung, Maha Suci yang tak layak bertasbih kecuali kepada-Nya. Maha Suci Yang Maha Agung dan Maha Mulia, Maha Suci yang menyandang keagungan, dan hanya Dia yang layak memilikinya”.

2. Memperbanyak Istighfar

Selain tasbih di atas, dianjurkan juga membaca istighfar setiap hari sebanyak seratus kali dan ditutup dengan sedekah. Apabila membacanya sebanyak empat ratus kali mendapat pahala seratus syuhada. Istighfar tersebut adalah:

استغفرالله الذي لا اله الا هو وحده لا شريك له واتوب اليه

Astaghfirullahal ladzi la Ilaha Illa huwa Wahdahu La syarika lahu wa atubu ilaihi.

” Aku memohon ampun kepada Allah, tiada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, aku  bertaubat kepada-Nya”.

Baca Juga:  Tafsir Ahkam Al Baqarah: 183-187 (6) : Qadha’ Puasa; Apakah Wajib Berturut-turut

3. Memperbanyak Shalat Sunnah Malam Hari

Amalan lain yang memiliki keutamaan luar biasa adalah shalat sunnah Rajab di malam hari. Dua rakaat setiap malam, setelah al Fatihah membaca surat al Kafirun tiga kali dan al ikhlas sekali. Setelah selesai shalat kemudian membaca doa berikut:

لااله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد يحيي ويميت وهو حي لا يموت بيده الخير وهو على كل شيئ قدير وإليه المصير  ولا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم اللهم صل على سيدنا محمد النبي الامي وآله

La Ilahaillallahu Wahdahu La syarika lahu, Lahul Mulku wa Lahul Hamdu, Yuhyi wa Yumitu, wa Huwa Hayyun La Yamutu, Biyadihil Khairu, wa Huwa ‘ala Kulli Syai’in Qadir wa Ilaihil Mashur, wa La Haula wa La Quwwata Illa Bilahil ‘Aliyyil ‘Adhim, Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummi Wa Alihi.

“Tiada Tuhan kecuali Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Baginya segala kekuasaan dan pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Dia yang hidup dan tidak mati. Di tangan-Nya segala kebaikan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kepada-Nya segalanya kembali. Tiada daya dan kekuatan kecuali kekuatan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Ya Allah, semoga shalawat selalu untu Gusti Nabi Muhammad dan keluarganya”.

Inilah amalan dan doa yang harus diperbanyak di bulan Rajab. Segala amal di bulan ini menjadi bekal kita di akhirat kelak. Selain itu, juga untuk mempersiapkan lahir batin kita menyambut bulan berikutnya yang juga agung, yakni bulan Sya’ban dan Ramadhan.

Tiga bulan berturut-turut yang sama-sama memiliki keutamaan dan satu dengan yang lain memiliki keterkaitan. Di bulan Rajab kita menanam, di bulan Sya’ban menyiram, dan di bulan Ramadhan tanaman itu tumbuh subur dan berbuah banyak.

Bagikan Artikel
Best Automated Bot Traffic

About Khotibul Umam

Avatar
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri