ISIS Khorasan
ISIS Khorasan

ISIS dan Al-Qaeda Diramal Bangkit Lagi di Afghanistan, Taliban: Omong Kosong!

Kabul – Sejak berkuasanya kembali Taliban di Afghanistan, PBB dan negara-negara dunia langsung berasumsi bahwa kelompok ISIS dan Al-Qaeda akan menggeliat lagi di negara tersebut. Apalagi dalam dalam susunan pemerintahan Taliban yang telah diumumkan, banyak tokoh teroris yang sebelumnya masuk dalam daftar teroris, ditunjuk menjadi pejabat tinggi. Belum lagi, kelompok ISIS-Khorasan yang mengklaim siap menantang Taliban.

Menanggapi hal ini, Taliban menegaskan tidak ada bukti keberadaan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) ataupun Al-Qaeda di negara tersebut. Penegasan ini disampaikan beberapa hari setelah kelompok ISIS cabang Afghanistan yang dikenal sebagai ISIS-Khorasan (ISIS-K) mengklaim mendalangi rentetan serangan bom di kota Jalalabad.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid menegaskan ramalan itu hanya omong kosong belaka. Ia dengan tegas menolak tuduhan yang menyebut Al-Qaeda mempertahankan kehadirannya di Afghanistan. Dia berulang kali menegaskan tidak akan ada serangan terhadap negara ketiga dari gerakan militan di Afghanistan.

“Kami tidak melihat siapa pun di Afghanistan yang memiliki keterkaitan dengan Al-Qaeda,” tegas Mujahid dalam konferensi pers di Kabul dikutip dari Reuters, Rabu (22/9/2021).

“Kami berkomitmen pada fakta bahwa, dari Afghanistan, tidak akan ada bahaya apapun terhadap negara mana pun,” imbuhnya.

Taliban digulingkan dari kekuasaan oleh pasukan pimpinan AS tahun 2001 lalu, setelah menolak menyerahkan pemimpin Al-Qaeda yang dianggap bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001. Taliban kembali ke Kabul bulan lalu setelah AS mengumumkan penarikan tentaranya dan pemerintah serta militer Afghanistan kolaps. Mujahid menyangkal kelompok ISIS tidak memiliki kehadiran nyata di wilayah Afghanistan, meskipun dia mengatakan bahwa kelompok itu ‘secara tak terlihat melancarkan sejumlah serangan pengecut’.

“ISIS yang ada di Irak dan Suriah tidak ada di sini. Namun, beberapa orang yang mungkin warga Afghanistan telah mengadopsi mentalitas ISIS, yang merupakan fenomena yang tidak didukung orang-orang,” tegas Mujahid.

Baca Juga:  Islam Tetapkan Perdamaian Sebagai Prinsip Utama Dalam Berurusan Dengan Orang Lain

“Pasukan keamanan Emirat Islam siap dan akan menghentikan mereka,” tandasnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Dr KH Adnan Anwar

Membangun Kebanggaan Nasional untuk Lawan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Jakarta – Semangat nasionalisme pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menandakan rumusan identitas kebangsaan yang tidak …

uas ditolak masuk singapura berikut hal yang diketahui sejauh ini

Ormas Perisai Pendukung UAS Demo Kedubes Singapura Siang Ini

Jakarta – Penolakan Pemerintah Singapura terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) yang hendak memasuki wilayah Singapura …