Sleman Aksi terorisme yang menggunakan dalil agama masih saja terjadi Terakhir teror bom bunuh diri di pos polisi Tugu Kartasura Sukoharjo Senin 3 6 2019 Pelaku RA telah berbaiat dengan kelompok radikal yang mengatasnamakan Negara Islam Suriah dan Irak ISIS melalui Facebook Kejadian ini membuat mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii angkat bicara Menurut Buya banyak faktor yang melatari masih adanya aksi teror bom di Indonesia Orang orang yang kalap kita sedih jika mereka memakai agama seakan akan itu perintah Tuhan Saya katakan Islam lahir atau agama pada umumnya untuk membangun peradaban bukan kebiadaban kata Buya dikutip dari laman Detik com sehari setelah peristiwa tersebut Menurut Buya aksi teror salah satunya karena pengaruh ideologi impor Selain itu juga pengaruh informasi liar tak bertanggung jawab yang tersebar melalui media sosial Terpengaruh ideologi impor saya katakan kemungkinan iya di negara asalnya berantakan tapi di sini laku itu aneh ujar Buya Baca juga Islam Mengajarkan Untuk Saling MemaafkanBuya meminta masyarakat menggunakan akal sehat dan tidak terpengaruh dengan media sosial yang isinya sangat liar Buya juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak panik Jangan sampai ada provokasi yang memicu terganggunya situasi dan kondisi kamtibmas Apalagi saat ini masih terasa ekses dari dinamika Pemilu 2019 Masih terasa kaitannya isu Pemilu kita masih berada di dinamika politik Jangan ada yang memperparah keadaan imbuh Buya Selain itu Buya berharap pemerintah dan aparat keamanan mengantisipasi adanya penumpang gelap yang memiliki kepentingan untuk memecah belah bangsa Indonesia
Check Also
Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?
Meskipun arus puritanisasi mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …
Shalat Ghaib untuk Korban Bencana
Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …
Islam Kaffah Media Pembelajaran Islam Secara Kaffah