Sempurnakan Ramadan dengan Puasa Sunnah Syawal

0
56

Kanjeng Nabi Muhammad mendorong dan menganjurkan agar puasa Ramadhan diikuti dengan puasa sunah Syawal selama 6 hari Anjuran ini dapat ditemukan dalam hadis riwayat Muslim berikut ini Artinya Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan kemudian mengikutkan enam hari puasa di bulan Syawal maka seperti berpuasa satu tahun penuh Secara jelas dapat dipahami dari hadis tersebut bahwa orang yang berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan puasa selama enam hari di bulan Syawal menyamai puasa selama satu tahun Ulama mencoba memberikan argumentasi rasional mengapa disamakan dengan puasa satu tahun Alasan rasionalnya bahwa setiap satu kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipat Dengan demikian puasa Ramadhan selama satu bulan berbanding dengan sepuluh bulan sementara enam hari berbanding dengan 60 hari yang berarti 2 bulan Jika dijumlah antara 10 bulan dan 2 bulan menghasilkan 12 bulan yang berarti satu tahun Baca juga 8 Hal yang Disunnahkan Menyambut Idul FitriBagaimana pelaksaan puasa sunnah ini apakah harus bertururt turut selama 6 hari dan dimulai langsung setelah hari raya tanggal 2 Syawal Ataukah bisa dilakukan secara terpisah pisah dalam bulan Syawal Menurut ulama memang lebih utama dimulai sejak tanggal 2 Syawal sehari setelah Idul Fitri dan berturut turut selama enam hari berikutnya Pasca melaksanakan puasa syawal 6 hari inilah yang dikenal dalam tradisi masyarakat Indonesia dengan sebutan hari raya ketupat Namun demikian boleh juga dilakukan secara terpisah dan berjumlah 6 hari meskipun tidak berturut turut yang terpenting masih dalam lingkup bulan Syawal Pendapat ini didukung oleh Imam Syafi i Imam Ahmad dan Daud Al Dzahiri Wallahu a lam Zainol Huda Alumni Ma had Aly Situbondo dan Dosen STAIM Sumenep

Baca Juga:  Hukum Suntik dan Infus Saat Berpuasa

Tinggalkan Balasan