perkuat persatuan dengan arena seluncur es di masjid agung
perkuat persatuan dengan arena seluncur es di masjid agung

Jalin Persatuan Antara Semua Komunitas dengan Arena Seluncur Es di Masjid Agung Winnipeg

WINNIPEG – Masjid tidak hanya diperuntukkan sebagai rumah ibadah, namun juga dapat dimanfaatkan sebagai perpustakaan, pertemuan untuk berdiskusi tentang agama hingga mejadi ruang pertemuan bagi semua komunitas. Di eropa, masjid tidak sebanyak di negara-negara yang memiliki populasi muslim terbesar, oleh karenanya masjid menjadi sentral dakwah baik secara langsung maupun tidak langsung.

Ruang dakwah tidak selalu berkaitan dengan mimbar keagamaan, namun juga ruang interaksi antara penduduk dapat menjadi media dakwah tentang apa itu Islam. Maka sebuah arena skating musiman terbaru Waverley West terletak di samping masjid terbesar Winnipeg. Area tersebut terbuka untuk siapa saja yang ingin keluar dan bermain es.

Semula, Ketua dewan Asosiasi Islam Manitoba, Idris Elbakri, selama beberapa tahun membangun arena skating di halaman belakang rumahnya setiap musim dingin, yang diperuntukkan bagi anak-anaknya.

Di tengah pandemi Covid-19 tahun lalu, pembicaraan dimulai di antara anggota dewan kota dan organisasi Muslim, yaitu mendirikan ruang rekreasi serupa di tempat parkir Masjid Agung Winnipeg. Tetapi, rencana dan pembicaraan itu gagal.

Meski gagal, namun hal tersebut membuat beberapa orang berpikir mencari cara lain. Dengan pengalaman dan kemampuannya, Elbakri dan beberapa sukarelawan dari komunitas masjid, berupaya membuka area sederhana untuk umum.

“Dengan hanya beberapa pekerjaan sukarela dan pengalaman dari membangun arena halaman belakang kami sendiri, kami pikir kami akan membuat area yang sedikit lebih besar dan mencoba mewujudkannya. Untungnya, kami dapat melakukannya,” kata Elbakri dikutip di The Star dan republika.co.id Rabu (5/1).

Hal ini lantas menjadi kesempatan emas bagi Waverley West Count. Janice Lukes merupakan salah satu warga yang memberikan donasi senilai 1.000 dolar AS untuk proyek tersebut, melalui dana inisiatif masyarakat yang disediakan Kota.

Baca Juga:  Lapan dan Pakar Astronomi Arab Saudi Yakin Idul Fitri Serentak 24 Mei

“Ada begitu banyak perkembangan baru di luar sana, dan kami tidak memiliki pusat komunitas di jantung kota. Di antara semua perkembangan baru ini, tidak banyak menyediakan arena seruoa,” kata Lukes.

Gelanggang komunitas ini disebut terbuka untuk semua dan pengunjung dipersilakan untuk tinggal selama yang mereka inginkan. Asosiasi Islam Manitoba hanya meminta orang-orang mengikuti tindakan pencegahan keselamatan Covid-19 dan tetap aman.

“Kami meminta orang-orang memakai alat pelindung yang sesuai. Semua orang dipersilakan untuk bermain skate,” kata Elbakri.

Ia juga mengatakan harapannya agar bisa memberikan beberapa fungsi dan layanan. Salah satunya, membagikan cokelat panas kepada orang-orang dan hanya mengundang tetangga dan komunitas untuk menikmatinya.

Hanya dalam waktu singkat, arena seluncur es telah dibuka dan tenda penghangat darurat dibangun pada Senin (3/1) malam. Elbakri berharap masjid menjadi tempat di mana orang merasa disambut dan didukung, dan ini hanya salah satu cara untuk melakukannya.

Di sisi lain, Lukes menyebut arena itu menjadi sebuah kesempatan bagi orang-orang yang mungkin tidak mengunjungi masjid untuk mengenal tetangga mereka.

“Dari sudut pandang saya, masjid adalah salah satu komunitas yang paling terbuka. Masjid telah melakukan penjangkauan yang luar biasa, dan saya pikir ini kesempatan fantastis untuk bertemu dengan komunitas,” kata dia.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

buya syafii maarif

Mengenang Buya Syafii Maarif : Tokoh Sederhana yang Teguh Memegang Prinsip Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan

Sejatinya, teramat sulit untuk menuliskan judul tentang sosok inspiratif Buya Syafii Maarif. Bukan karena kekurangan …

akhlak karimah

Khutbah Jumat – Menyelamatkan Generasi Muda Dari Virus Radikalisme

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …