menyaringkan bacaan dzikir
macam dzikir

Jangan Segera Beranjak, Inilah Keutamaan Wirid Setelah Shalat Jum’at

Fenomena beranjak pergi setelah imam mengucapkan salam tanda selesainya shalat Jum’at banyak ditemui di masjid-masjid. Entah karena tuntutan kerja atau karena tidak mengerti tentang keutamaan dzikir setelah shalat Jum’at.

Padahal, Rasulullah mengajarkan beberapa amalan setelah shalat yang bernilai tinggi. Seperti ditulis dalam kitab berbahasa Melayu Risalah Bab al Jum’at karya Syaikh Husain bin Sulaiman al Jawi al Funtiani. Dalam kitab ini dijelaskan, Nabi menganjurkan supaya wirid atau dzikir dulu setelah shalat Jum’at.

Syaikh Husain mengutip sebuah hadis tentang hal ini. Dari sahabat Anas bahwasannya Nabi bersabda, “Barang siapa setelah imam mengucapkan salam shalat Jum’at sebelum merubah posisi kaki membaca surat al Fatihah tujuh kali, surat al Ikhlas tujuh kali, surat al Falaq tujuh kali dan surat al Nas tujuh kali maka Allah akan mengampuni segala dosanya yang telah lalu dan yang terakhir, ia mendapat pahala sebanyak orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya”.

Masih dalam kitab yang sama, Diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud, “Barang siapa yang membaca:

اللهم ياغني ياحميد يامبدئ يامعيد يارحيم ياودود أغنني بفضلك عمن سواك وبحلالك عن حرامك

“Allahumma Ya ghoniyyu Ya Hamid Ya Mubdi’u Ya Mu’id Ya Rohim Ya Wadud Aghnini bi Fadhlika ‘amman Siwaka wa bi Halalika ‘an Haromika”

Niscaya Allah akan memberi rizki yang melimpah dari jalan yang tidak dikirakan”.

Dikutip dari perkataan Abu Thalib al Makki doa ini dibaca sebanyak empat kali. Kemudian, dikutip dari Imam Sya’rani, setelah membaca doa ini dilanjutkan dengan membaca dua baris sya’ir berikut:

إلهي لست الفردوس أهلا  ولا اقوى على نارالجحيم

فهب لي توبة واغفر ذنوبي  فإنك غافر الذنب العظيم

Baca Juga:  Tajassus: Perbuatan yang Tidak Boleh dalam Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar

“Ilahi lastu Lil firdausi ahla wa la aqwa ‘ala naril jahimi

Fahab Li taubatan waghfir dzununbi fainnka ghafirudz dzambil ‘adhimi”.

Kata Imam Sya’rani, siapa yang membaca dua baris sya’ir ini setiap Jum’at Allah akan memberi karunia besar berupa mati dalam keadaan Islam.

Apa yang ditulis oleh Syaikh Husain bin Sulaiman al Jawi al Funtiani di atas sama dengan apa yang ditulis oleh Syaikh Abdul Hamid al Syarwani dalam kitabnya Hasyiah al Syarwani ‘ala al Tuhfah (juz, III, hlm. 377). Yakni siapa yang membaca surat al Fatihah, al Ikhlas, al Falaq dan al Nas sebanyak tujuh kali setelah shalat Jum’at maka dosa-dosanya yang lalu dan terakhir akan diampuni oleh Allah dan mendapat pahala sebanyak orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya.

Bagikan Artikel ini:

About Khotibul Umam

Avatar of Khotibul Umam
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri

Check Also

Toa masjid

Apakah Perintah Mengeraskan Suara Adzan Harus Memakai TOA?

Sejak pertama kali ditemukannya teknologi mutakhir dengan Branding TOA, hingga saat ini ia menjadi branding …

bertemu rasulullah

Nabi Muhammad : Sosok yang Bersahaja, Namun Luar Biasa, Refleksi Bulan Maulid

Peringatan Maulid Nabi selalu menjadi momentum mengingatkan umat Islam akan hari kelahiran sosok Sayyidul Wujud, …