Jihad Narkoba
Jihad Narkoba

Jihad Lawan Narkoba Harus Terus Dikobarkan Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Jakarta – Jihad melawan narkoba harus terus dikobarkan meski saat ini dunia masih menghadapi pandemi Covid-19. Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), di Indonesia tiap hari 50 korban jiwa jatuh akibat narkoba.

“Krisis pandemi covid-19 ternyata tidak menyurutkan angka kasus narkoba. Melihat informasi dari berbagai media, masih banyak ditemukan penangkapan kasus narkoba baik oleh polisi maupun BNN. Ini membuktikan bahwa pandemi tidak menghambat keberlangsungan kegiatan ilegal ini,” kata  Sekretaris Gerakan Nasional Anti-Narkoba Majelis Ulama Indonesia (Ganas Annar MUI) KH Rofiqul Umam Ahmad, awal pekan ini.

Menurutnya, perang melawan narkoba menjadi kewajiban bersama. Benda haram tersebut tidak pandang bulu dalam memilih sasarannya. Efek yang ditimbulkannya akan membuat ketahanan nasional berkurang dan daya tahan bangsa semakin menurun. Pasalnya narkoba merusak jiwa, badan, pikiran, sehingga korban tidak lagi bermanfaat bagi bangsa serta negara.

Rofiqul mengatakan, sebagai langkah jihad, MUI telah memberikan perhatian besar sejak narkoba pertama kali muncul. MUI juga telah menjalin kerja sama dengan BNN untuk memberantas narkoba sesuai porsinya masing-masing. MUI bahkan membentuk lembaga Ganas Annar sehingga mampu mengoptimalkan dan mendukung aparat menyelesaikan kasus narkoba di Indonesia.

“Ganas Annar bergerak pada domain pencegahan, edukasi, sosialisasi. Kita melakukan ceramah, khotbah, majelis taklim, dan pengajian dalam rangka mengingatkan masyarakat bahaya narkoba,” kata wakil Sekjen MUI Bidang Hukum ini.

Ia menambahkan, sejak Juni lalu sudah ada 29 MUI provinsi yang membentuk Ganas Annar. Selain tingkat provinsi, ratusan MUI tingkat kabupaten/kota juga telah melakukannya.

“Ini adalah bagian yang diperankan oleh MUI dalam rangka ikut bertanggung jawab menjaga diri pribadi, keluarga Muslim, dan masyarakat luas dari bahaya narkoba,” tegasnya dikutip dari laman Okezone.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Yenny Wahid Sampaikan Pesan & Gagasan Perdamaian di Forum Perdamaian Umat Muslim se-Dunia

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

PMII

ACT Terindikasi Pendanaan Terorisme, PMII Sarankan Kader Lebih Selektif Memilih Lembaga Filantropi

Jakarta —  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transaksi yang diduga berkaitan dengan …

menko pmk muhadjir effendy

Resmi Cabut Izin PUB ACT, Pemerintah Sisir Izin Lembaga Pengumpul Donasi Lain

Jakarta – Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sedang dalam sorotan karena terindikasi menyelewengkan dana umat, …