40 hadist
40 hadist

Rahasia Kenapa Imam Nawawi Menulis 40 Hadist

Kita semua pastinya sudah familiar dengan kitab Imam Nawawi “al Arba’un al Nawawiyah” atau empat puluh hadis Imam Nawawi. Mungkin dibenak kita bertanya kenapa beliau hanya mengumpulkan 40 hadist, tidak 41atau lebih banyak lagi?

Jawabannya dijelaskan sendiri oleh beliau dalam kitabnya tersebut. Beliau mengatakan ada satu hadis riwayat dari Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas’ud, Muadz bin Jabal, Abu Darda’, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Anas bin Malik, Abu Hurairah dan Abu Sa’id al Khudri dengan ragam jalur periwayatan, Nabi berkata, “Siapa yang menghafal (mengumpulkan) 40 hadis yang berkaitan dengan urusan agama mereka, kelak di hari kiamat ia akan dikumpulkan oleh Allah bersama fuqaha (ahli fikih) dan para ulama”.

Riwayat lain mengatakan, “Allah akan membangkitkannya sebagai orang yang ahli fikih dan alim”.

Dalam riwayat Abu Darda’ disebutkan, “Aku (Rasulullah) akan memberikan ia syafaat dan menjadi saksi untuknya”.

Ibnu Mas’ud meriwayatkan, “Dan masuklah ke surga dari pintu mana saja yang engkau suka”.

Dalam riwayat Ibnu Umar, “Ia dicatat sebagai golongan para ulama dan dikumpulkan bersama para syuhada (orang yang mati syahid)”.

Inilah rahasia kenapa Imam Nawawi dan banyak juga para ulama sebelumnya yang menulis kitab berisi 40 hadis. Meskipun hadis di atas dinilai dhaif oleh sebagian ulama ahli hadis, namun Imam Nawawi menilainya shahih berdasarkan banyaknya periwayatan tentang hadis tersebut.

Penilaian ini berdasarkan pada beberapa hadis Nabi, diantaranya hadis riwayat Bukhari dan Muslim, “Hendaklah orang yang hadir di antara kalian menyampaikan kepada yang tidak hadir”. Juga hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, al Turmudzi, Imam Ahmad, Thabrani dan lain-lain, “Semoga Allah membaguskan wajah seseorang yang mendengar ucapanku kemudian dia menghafal dan memahaminya kemudian menyampaikannya sebagaimana yang ia dengar”.

Baca Juga:  Hati-hati, Pahala Puasamu Terhalang karena Tanpa Zakat Fitrah

Para ulama juga banyak yang mengumpulkan 40 hadis. Ada yang mengumpulkan 40 hadis khusus ushuluddin atau pokok-pokok agama, masalah furu’ (cabang), jihad, Zuhud, adab dan khutbah. Tujuannya tidak lain untuk merealisasikan sabda Nabi tentang keutamaan menghimpun 40 hadis tersebut.

Tentu saja, hal ini membawa manfaat besar terhadap kesinambungan menjaga hadis dan memahamkan kepada generasi berikutnya. Karenanya, usaha seperti ini perlu berlangsung terus sehingga pada akhirnya semua hadis semuanya terbukukan dalam kumpulan kitab-kitab 40 hadis.

Bagikan Artikel ini:

About Khotibul Umam

Avatar of Khotibul Umam
Alumni Pondok Pesantren Sidogiri

Check Also

pesan nabi menjelang ramadan

Pesan Nabi Menyambut Ramadan

Bulan Ramadan, atau di Indonesia familiar dengan sebutan Bulan Puasa, merupakan anugerah yang diberikan Allah …

imam ahmad bin hanbal

Teladan Imam Ahmad bin Hanbal; Menasehati dengan Bijak, Bukan Menginjak

Sumpah, “demi masa”, manusia berada dalam kerugian. Begitulah Allah mengingatkan dalam al Qur’an. Kecuali mereka …