KH Said Aqil Siroj dan Presiden Jokowi
KH Said Aqil Siroj dan Presiden Jokowi

Ketum PBNU: Pemerintah Sukses Tanggulangi Radikalisme, Terorisme dan Jinakkan Covid-19

Jakarta – Pemerintah di bawah kendali Presiden Joko Widodo dinilai sukses menanggulangi radikalisme, terorisme, dan serta menjinakkan Covid-19. Buktinya jelas yaitu berbagai penangkapan teroris dari berbagai jaringan seperti Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharud Daulah (JAD), serta terakhir tertembaknya pentolan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora.

Selain itu, upaya pencegahan juga sangat baik dengan terus menurunnya potensi radikalisme dan terorisme di Indonesia. Begitu juga dengan pandemi Covid-19, Indonesia kini bahkan banyak mendapat pujian internasional dengan keberhasilan menjinakkan Covid-19 dari puncak pandemi pertengahan Juli, sampai akhir September, menjadi titik sangat rendah.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengapresiasi sukses pemerintah dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme baik penindakan hukum maupun upaya-upaya pencegahannya. Hal ini dinilai sebagai prestasi yang baik karena keberhasilan ini tidak terjadi pada era pemerintahan sebelumnya.

“Dalam masalah menanggulangi radikalisme, terorisme, pembubaran HTI, FPI, dan terus Densus melaksanakan tugasnya dengan baik terutama setelah terbunuhnya Ali Kalora. Itu juga kita apresiasi kepada Presiden yang tidak terjadi sebelumnya seperti ini,” ujar Kiai Said saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut, Said Aqil juga memuji Jokowi dalam penanganan pandemi. Dia megapresiasi akselerasi vaksinasi Covid-19 yang masuk secara masif ke pesantren sehingga mempercepat kekebalan komunal.

“Wabil khusus vaksinasi di kalangan pesantren luar biasa, di luar dugaan saya bahwa vaksinasi masif masuk ke pesantren dan para kiai-kiai,” ujar Said Aqil.

Kiai Said salut Jokowi telah berupaya mempercepat vaksinasi hingga Indonesia menjadi negara kelima yang sukses dalam program ini.

“Kita memberikan apresiasi, bergembira kepada Presiden terutama vaksinasi sukses, Indonesia negara kelima kan yang sukses dalam vaksinasi dan mampu mengendalikan penularan covid-19,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pesantren Tebuireng Siapkan 5 Titik Karantina, Sebelum Santri Masuk Area Pondok

Kiai Said juga memuji pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Said Aqil awalnya merasa khawatir pesta olahraga tersebut akan terganggu, terlebih beberapa waktu sebelumnya terjadi peningkatan ancaman keamanan.

“Terutama lagi penyelenggaraan PON sukses. Kita semua khawatir, prihatin, ngeri PON di Papua, ternyata aman, damai,” kata dia.

Said Aqil yang menyatakan siap kembali maju sebagai calon ketua PBNU pada Muktamar NU tahun ini mengatakan sengaja ke istana karena sudah cukup lama tidak bertemu Jokowi. Hal itu terjadi karena merebaknya Covid-19.

“Kedatangan saya ini kangen-kangenan sejak Covid-19 ini baru dua kali ini, satu tahun setengah baru dua kali kita bertemu dengan Bapak Presiden,” tutupnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Pernikahan beda agama

Nikah Beda Agama Disahkan PN Surabaya Preseden Buruk dan Resahkan Umat Islam

Jakarta – Beberapa waktu lalu Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mensahkan pernikahan beda agama yang diajukan …

Holywings

Kata MUI Hollywings Mesti Diadili Biar Kapok

Jakarta – Tempat hiburan malam Holywings harus bertanggung jawab. Bar kaum jetset itu mesti diadili …