Balai desa
Balai desa

Puluhan Warga Garut Ngaku Dibaiat Aliran Sesat NII, Didoktrin Sebut Pemerintah Thogut

Garut – Gerakan politik Negara Islam Indonesia (NII) yang pertama kali diproklamirkan oleh Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo pada pada 7 Agustus 1949 menjadi ancaman persatuan pada waktu itu, kelompok NII menyatakan bahwa pemerintahan yang tidak berdasarkan syariat Islam adalah thogut. Gerakan pengacau tersebut berhasil ditumpas oleh aparat keamanan berserta rakyat, meskipun tidak dapat disangkal bahwa gerakan mereka hingga hari ini masih ada.

Pada masa sekarang, gerakan NII lebih banyak melakukan perekrutan dan gerakan secara diam-diam, seperti yang terjadi di Garut sebanyak 59 orang dibaiat untuk masuk menjadi kelompok NII, dalam penuturan warga seperti dikutip dari laman detikcom. Kamis (07/10) mereka didoktrin menyebut pemerintah thogut.

Kelompok NII merekrut anggota keluarga namun yang terbanyak adalah remaja, gerakan ini diketahui setelah seorang anak memberitahukan kepada orangtuanya tentang pembaiatan tersebut dan langsung melaporkan kepada pihak yang berwenang, gerakan ini tidak diketahui sejak kapan munculnya hingga hari ini masih masih diselidiki oleh aparat keamanan.

Menurut Lurah Desa Sukamenri Suherman anak tersebut tadinya bersikeras untuk ikut NII namun setelah dimediasi oleh pihak kelurahan dan aparat lainya dia menyatakan kembali dan menandatangi kesetiaan. Ujarnya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Tak Hanya Rawan Terorisme, Lampung Juga Jadi Sarang Radikalisme Atas Nama Agama

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

undangan non muslim

Fikih Toleransi (6): Menghadiri Undangan Non Muslim

Toleransi yang sejatinya merupakan ajaran Islam mulai menipis, bahkan dianggap bukan ajaran Islam. Ini terjadi …

toleransi

Khutbah Jumat – Islam dan Toleransi

Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ لله الَذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَهَدَانَا إلَى صِرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ صِرَاطِ الَذِيْنَ …