Khutbah Jumat : Jangan Berputus Asa karena Kegagalan dan Musibah

0
925
khutbah jumat

Khutbah I

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَاأيُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

Sidang jumat yang dirahmati Allah

Marilah bersama-sama kita memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat kesehatan dan marilah bersama-sama kita terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan hanya kepada Allah Azza Wajalla. Sholawat serta salam semoga tetap curahkan kepada baginda nabi Muhammad Saw yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang penuh dengan rahmat yaitu Addinul Islam.

Sidang jumat yang dirahmati Allah

Dalam kehidupan ini, banyak sekali cobaan, ujian dan mungkin juga musibah  yang kita hadapi setiap harinya. Berbagai macam cobaan dan ujian tersebut seringkali mendatangkan perasaan putus asa dan marah. Perasaan-perasaan dan prasangaka seperti inlah yang sangat disukai oleh syaitan. Melalui perasaan seperti ini syaitan akan menggoda umat manusia untuk berputus asa atas nikmat Allah. Melalui prasangka-prasangka ini syaitan akan menggoda umat manusia untuk menyalahkan Allah atas ujian yang menimpanya, Nauzubillahimin Dzhalik sungguh perbuatan tersebut telah melenceng dari ajaran Islam.

Sesungguhnya berbagai macam ujian dan musibah tersebut adalah merupakan cobaan dari Allah dalam rangka meningkatkan keimanan seorang hamba. Karena barangsiapa saja seorang hamba yang tetap beriman, tetap sabar dalam menghadapi ujian, maka Allah akan memberikan berlipat ganjaran kebaikan, dalam surah At-Taqabun Allah berfirman :

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Artinya “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberikan petunjuk kepada hatinya. dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”. (QS. At-Taqabun : 11)

Sidang jumat yang dirahmati Allah

Berbagai cobaan, ujian dan mungkin juga musibah yang terjadi dalam kehidupan, sudah seharusnya tidak membuat keimanan kita menurun, justru seharusnya ketakwaan dan keimananlah yang harus ditingkatkan. Kita wajib berkeyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi pasti atas kehendak Allah dan dibalik semua yang terjadi pastilah Allah mempunyai rencana yang terbaik untuk kita.

Oleh karena itulah meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta bersabar adalah merupakan kunci dari segala macam ujian tersebut. Meningkatnya keimanan dan ketakwaan di tengah ujian serta kesabaran yang terus dipupuk pasti akan mendapatkan kebaikan dari Allah SWT. Allah telah berjanji akan memberikan kebaikan atas orang-orang yang menjaga ketakwaan dan keimanan, sesuai denagn firmannya dalam surah Az-Zumar berikut :

قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (QS. Az-Zumar : 10).

Sidang jumat yang dirahmati Allah

Maka dengan demikian, marilah kita meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta bersabar atas segala ujian, dan marilah kita berhuhasabah diri, merenungi kembali barangkali kita selama ini banyak berbuat kekhilapan, banyak berbuat yang membuat orang lain tersakiti sehingga ada do’a-do’a orang tersebut yang kemudian terkabulkan oleh Allah SWT.

Dan mulai hari ini marilah kita bersama-sama memperbaiki diri, memperbaiki hablumminallah dan hablumminannas, terutama hubungan sesama manusia. Dan semoga kita semua dapat lebih bersabar atas berbagai ujian karena kesabaran dan lapang dana atas memberikan nilai yang paling tinggi dihadapan Allah SWT, sesuai dengan sabda Rasulullah sebagai berikut :

“Tidaklah Allah menganugrahkan kepada seseorang sesuatu pemberian yang labih baik dan lebih lapang daripada kesabaran. (HR. Bukhari)

Sidang jumat yang dirahmati Allah

Melalui momentum jumat yang barokah ini, mumpung Allah masih memberikan kesempatan kita untuk beribadah, Allah masih memberikan kita kesempatan untuk menunaikan sholat jumat, marilah kita berlomba-lomba untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala laranganNya.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang diberikan usia yang diberkati Allah Subhanu wata’la. sehingga kita dapat memanfaatkan umur kita dengan sebaik-baiknya dan dapat menjalankan tuntunan Nabi Muhammad saw yang setiap harinya memohon ampun dan perlindungan Allah SWT.

جَعَلَنا اللهُ وَإيَّاكم مِنَ الفَائِزِين الآمِنِين، وَأدْخَلَنَا وإِيَّاكم فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ المُؤْمِنِيْنَ : أعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجِيمْ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمانِ الرَّحِيمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Khutbah II

الْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ