56c2fb37 87c6 4fc9 9527 0968d9924731 169
56c2fb37 87c6 4fc9 9527 0968d9924731 169

Khutbah Jumat – Jangan Sombong Meski Di Medsos, Allah Tidak Suka

Khutbah I

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وعلى اله وأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أما بعد: فيايها الإخوان، أوصيكم و نفسي بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون، قال الله تعالى في القران الكريم: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمان الرحيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

صدق الله

Sidang jumat yang dirahmati Allah 

Marilah bersama-sama kita memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat kesehatan dan marilah bersama-sama kita meningkatkan keimanan dan ketakwaan hanya kepada Allah Azza Wajalla. Sholawat serta salam semoga tetap curahkan kepada baginda nabi Muhammad Saw yang telah membawa kita dari zaman jahiliyah menuju zaman yang penuh dengan rahmat yaitu Addinul Islam.

Sidang jumat yang dirahmati Allah

Media sosial telah menjadi satu kebutuhan hidup dialam modern seperti saat ini, dimana setiap orang dapat mengungkapkan berbagai hal tanpa adanya saringan, seringkali kita tidak menyadari bahwa perilaku kita di media sosial tidak mencerminkan sebagai seorang muslim yang baik. Barangkali kita mengira perilaku di media sosial tidak berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, salah satu contoh yang seringkali diperlihatkan dimedia sosial adalah gaya hidup yang serba mewah, sengaja atau tidak, memamerkan kehidupan yang mewah membuat kita menjadi sombong, mungkin boleh jadi kita akan berkata, tidak ada niat sombong, namun sejatinya dibalik semua itu seringkali kita ingin mendapatkan pengakuan sehingga menyebarkan berbagai hal yang mewah. Mewah bukan hanya sekedar terlihat dari penampakan namun juga seringkali narasi keagamaan yang disebar menjadi seolah-olah yang lain menjadi bodoh dan tidak tahu agama dan merasa paling benar sendiri.

Sifat sombong baik yang dinampakkan dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui berbagai sebaran dimedia sosial adalah salah satu pintu syetan menggoda manusia, dimesia sosial nampak hebat, nampak ahli agama dengan berbagai narasi, padahal tanpa sadar telah terjerumus dalam lembah dosa yang Allah telah menyindir dalam surah Al Furqan ayat 44 sebagai berikut : 

Baca Juga:  Khutbah Jumat - Ikhtiar Bagian dari Takwa Kepada Allah SWT

أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَالْأَنْعَامِ ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا

Artinya : atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu). (QS. Al Furqan : 44)

Sidang Jumat yang dirahmati Allah

Ayat diatas seharusnya menjadi perenungan bagi kita semua bahwa sejatinya kita harus benar-benar mengkaji secara baik dan bijak, bahwa perilaku apapun yang kita lakukan akan selalu mempunyai dampak, baik secara positif maupun negatif dan Al-Quran sebagai tuntunan dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita tidak mejadi manusia yang sombong, karena sejatinya semua hanyalah titipan dari Allah SWT. Ketika kita telah merenungi ayat tersebut tentulah kita tidak akan merasa jumawa dan merasa paling benarmeskipun mungkin kita telah belajar agama. Maka dalam kehidupan di alam modern seperti sekarang, tentu kita pun harus selalu saling mengingatkan untuk menuju kepada ridahnya Allah SWT.

Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Anas Musa Al Asy’ari ra. berkata : 

“Contohnya seorang teman yang shaleh dan teman yang jelek itu seperti seorang yang membawa minyak wangi dan seorang peniup ubupan tukang besi. Maka seorang pembawa minyak wangi ini adakalanya memberiku minyak wangi, adakalanya kamu sendiri membeli minyak wanginya itu; atau setidak-tidaknya kamu membau-bau wangi darinya. Sedangkan peniup ubupan tukang besi, adakalanya ia akan membakar pakaianmu atau paling tidak kamu akan membau penguk daripadanya.”

Sidang jumat yang dirahmati Allah 

Dalam hadist tersebut secara jelas bahwa dalam pergaulanpun kita harus berhati-hati, terlebih dimedia sosial yang ketika kita mengapload atau menshare narasi akan mempunyai efek kepada yang lain. Sifat sombong seringkali muncul ketika berada di group-group maupun akun media sosial, inilah yang harus kita jaga agar sifat sombong tidak menjadi penghalang menuju keselamatan di akherat kelak, bahkan rasulullah menegaskan bahwa siapa saja yang mempunyai sifat sombong tidak akan dapat memasuki sorganya Allah SWT, hadist yang diriwayatkan oleh imam Muslim dari Abdullah bin Mas’ud R.A berbunyi : 

لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

Artinya: “Tidak akan masuk surga orang-orang yang dalam hatinya terdapat rasa takabur atau sombong meskipun hanya sekecil biji sawi.”  (HR. Muslim)

Baca Juga:  Muslim Australia Khawatir Negeri Kangguru Bakal Impor Konten Sayap Kanan dari Inggris dan Amerika

Sifat sombong yang seringkali meliputi manusia, seringkali menyangkut zahir atau yang dapat terlihat dan sombong dalam hati. Sifat sombong yang zahir dapat terlihat dengan jelas dan penyakit ini banyak sekali menjangkiti manusia, ada orang yang menyombongkan diri karena harta sehingga menampakkan atau memamerkan kekayaanya, seringkali sifat ini menyakiti banyak orang yang mungkin kurang mampu sepertinya untuk orang yang seperti ini tentu tidak menyadari bahwa kekuasaan atau kekayaan hanya milik Allah SWT, bahkan harta yang mereka punya merupakan titipan dari Allah, hal ini ditegaskan dalam surah al-hadid ayat 7 : 

آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنْفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُمْ مُسْتَخْلَفِينَ فِيهِ ۖ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَأَنْفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ

Artinya : “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al-Hadid : 7)

Sidang jumat yang dirahmati Allah 

Sifat sombong yang kedua adalah yang berasal dari hati, sifat ini banyak yang menyadarinya atau lebih banyak pula yang tidak menyadari perbuatanya yang mengandung sifat takabbur, sifat ini banyak dimiliki oleh orang yang berilmu, karena seringkali orang yang berilmu merasa lebih pandai dari orang lain sehingga seringkali dengan sengaja ataupun tidak sengaja merendahkan orang lain yang ilmunya lebih sedikit, yang dia tidak sadari adalah boleh jadi dia pintar dalam ilmu iptek namun dia lemah dalam ilmu agama ataupun sebaliknya, padahal segala macam penciptaan maupun ilmu semua bersumber dari Allah SWT. 

Allah yang menciptakan manusia dan Allah pula yang mengangkat derajat manusia namun Allah pula yang menurunkan derajat manusia, semua merupakan kehendak dari Allah SWT. Kemuliaan hanya akan diberikan kepada orang yang bertakwa dengan sebenar-benarnya, sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah “At-Tin” ayat 4- 6 sebagai berikut:

لَقَدْ خلقنا الإنسان فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ(4) ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ (5) إِلاَّ الَّذِينَ (6) آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ 

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.” (QS. At-Tin : 4-6).

Sidang Jum’at rahimakumullah,

Semoga uraian singkat tersebut dapat mengingatkan kita bahwa sedikit saja ada rasa sombong baik secara zahir maupun batin akan menjauhkan kita dari rahmat Allah SWT, sehingga kita semua benar-benar dapat menjalankan segala perintah dan larangan-Nya dengan tanpa diiringi sifat Takabbur dan semoga kita semua termasuk orang-orang yang memiliki umur yang diberkati Allah subhanu wata’la. sehingga kita dapat memanfaatkan umur kita dengan sebaik-baiknya dan dapat menjalankan tuntunan Nabi Muhammad Saw yang setiap harinya memohon ampun dan perlindungan Allah SWT.

Baca Juga:  Khutbah Jumat : Belajar Takwa Dengan Sebenarnya Takwa

جَعَلَنا اللهُ وَإيَّاكم مِنَ الفَائِزِين الآمِنِين، وَأدْخَلَنَا وإِيَّاكم فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ المُؤْمِنِيْنَ : أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمن الرحيم: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا 

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Bagikan Artikel
Best Automated Bot Traffic

About redaksi

Avatar