Carlos Raul Scuciatti
Carlos Raul Scuciatti

Kisah Ramadan: Pesepakbola Mualaf asal Argentina Ini Dalami Islam di Pesantren Kalimantan

Jakarta – Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Tentunya banyak kisah menarik yang selalu hadir di penuh berkah dan ampunan tersebut.

Salah satu kisah menarik bulan Ramadan terjadi pada 2015 silam. Saat itu, pesepakbola asal Argentina, Carlos Raul Scuciatti menjadi mualaf usai mempelajari agama Islam di sebuah pondok pesantren.

Pemain yang pernah melanglang di klub-klub Indonesia seperti Persijap, Persib Bandung, Persiba Balikpapan, dan Perserui itu memang sempat menjadi pembicaraan oleh pesepakbola Tanah Air karena keputusannya yang mengganti keyakinan. Apalagi mengingat Carlos memeluk islam setelah masuk ke Pondok Pesantren di daerah Kalimantan.

Tepatnya Carlos mempelajari Islam dengan belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam Arya Kemuning, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Selama di Ponpen tersebut, Carlos banyak mempelajari agama Islam.

Keputusan Carlos mengganti agamanya pun bukanlah sesuatu yang mendadakan. Diketahui ia sudah setahun sebelumnya mempelajari agama Islam.

Hal itu tak terlepas dari keputusannya menjalin asmara dengan orang Indonesia, yakni Esti Puji Lestari, yang kini menjadi istrinya yang seorang Muslim. Esti dikenal sebagai wanita aktif pernah menjadi manajer Persijap dan anggota Exco PSSI.

Dalam perjalanannya mengubah keyakinan itu, Carlos pun sampai mengubah namanya setelah resmi menjadi mualaf. Carlos tepatnya kini memiliki nama Islam, Muhammad Carlos.

“Carlos merasa hatinya terpanggil untuk mempelajari Islam. Kini namanya menjadi Muhammad Carlos Raul. Kini dia ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” bunyi pernyataan Ponpes Assalam Arya Kemuning di laman resmi mereka dikutip dari laman okezone.com, Selasa (29/3/2022).

Menurut laporan dari Ponpes Assalam, Carlos memilih pesantren mereka karena ingin mengenal islam lebih dalam lagi. Karena itu ia memilih tempat yang jauh dari hiruk pikuk ibu kota.

Baca Juga:  Bosnia Kembalikan Tradisi Ramadhan Setelah 30 Tahun

Pimpinan Ponpes Assalam Arya Kemuning, KH Arief Heri Setyawan mengatakan Carlos juga ingin langsung bisa mempelajari Al-Qur’an. Ia pun mengagumi tekad dan niat Carlos mengenal Islam jauh lebih baik lagi.

“Carlos merasa terpanggil untuk mempelajari Islam. Ia merasa bahwa Ponpes Asslam adalah tempat yang cocok untuknya mempelajari membaca Al-Qur’an denga baik dan benar,” tutup Kiai Arief.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

muslim houston amerika serikat rayakan idul fitri dengan menggelar festival

Komunitas Muslim Houston bagikan Makan Gratis Tunawisma

JAKARTA – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin, rahmat yang bukan saja untuk umat Islam namun …

ilustrasi logo nahdlatul ulama

Konbes NU 2022 Lahirkan 19 Peraturan untuk Perkuat Landasan Jam’iyah Optimalisasi Khidmah

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2022 …