Klarifikasi Kepala BPIP: Pemahaman Agama Yang Sempit Jadi Musuh Pancasila

0
2657

Jakarta – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudian Wahyudi mengklarifikasi pemberitaan yang menyebut dia mengatakan “agama adalah musuh Pancasila”. Menurutnya, telah terjadi kesalahpahaman dalam memaknai ucapannya karena bukan seperti itu yang dimaksud.

“Yang saya maksud adalah bahwa Pancasila sebagai konsensus tertinggi bangsa Indonesia harus kita jaga sebaik mungkin. Pancasila itu agamis karena ke-5 sila Pancasila dapat ditemukan dengan mudah dalam kitab suci ke enam agama yang diakui secara konstitusional oleh NKRI,” kata Yudian saat dikonfirmasi, Rabu (12/2/2020).

Ia menjelaskan, saat ini Pancasila sering dihadap-hadapkan dengan pandangan agama yang sempit oleh segelintir orang.

“Pancasila saat ini sering dihadap-hadapkan dengan agama oleh orang-orang tertentu yg memiliki pemahaman sempit dan ekstrim, padahal mereka itu minoritas (yang mengklaim mayoritas). Dalam konteks inilah, “agama” dapat menjadi musuh terbesar karena mayoritas, bahkan setiap orang, beragama, padahal Pancasila dan agama tidak bertentangan, bahkan saling mendukung,” ujarnya

Sebelumnya, Yudian Wahyudi kepada tim Blak-blakan detik.com, mengatakan ada kelompok yang mereduksi agama sesuai kepentingannya sendiri yang tidak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. 

“Si minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan,” tutur Yudian dalam berita tersebut.