Vaksin Covid
Vaksin Covid

Komunitas Tabayun ASEAN-Australia Minta Umat Islam Bijak Sikapi Hoax Vaksin Covid-19

Komunitas Tabayun ASEAN-Australia Minta Umat Islam Bijak Sikapi Hoax Vaksin Covid-19 | Jakarta – Pihak-pihak dari negara-negara barat dan India gencar melancarkan provokasi dan hoax yang mendiskreditkan vaksin buat China tidak akan membantu mengatasi pandemi Covid-19. Apalagi vaksin China juga dinilai tidak halal.

Hal inilah yang menimbulkan keprihatinan Komunitas Tabayun ASEAN-Australia. Mereka prihatin retorikasi anti vaksin China itu terus beredar dan menyesatkan umat. Padahal, faktanya vaksin buatan China telah terbukti mampu menekan penyebaran virus Corona.

“Mendeskreditkan pihak-pihak tertentu adalah berbahaya bagi upaya memerangi pandemi Covid-19, semua pihak di dunia harus bekerja sama dan saling menghormati,” bunyi siaran pers Komunitas Tabayun ASEAN-Australia, Sabtu (28/8/2021).

Komunitas Tabayun ASEAN-Australia sangat menyayangkan retorika anti-China itu. Padahal China faktanya telah banyak membantu dunia termasuk menyediakan vaksin Covid-19 terlebih dulu terutama di negara-negara dunia ketiga yang tak terjangkau vaksin dari negara-negara maju.

Mereka mengajak semua pihak agar menjalani tabayun yang merupakan ajaran Islam yang diperkenalkan Nabi Muhammad SAW. Tabayun berarti upaya tidak menelan mentah-mentah sebuah informasi dari pihak tertentu saja dengan cara cek dan ricek. Dengan tabayun, secara otomatis akan meminimalkan hoax yang disebarkan pihak tertentu untuk mendeskreditkan pihak lain. Hoax selama ini manjadi sumber perpecahan.

Komunitas Tabayun ASEAN-Australia terdiri negara-negara Asia Tenggara dan Australia. Pemimpin komunias ini antara lain S Hussain dari Al Khaadem Malaysia, Atty Abdul Rahman Linzag dari Dewan Dakwah Islam Filipina, Wael Ibrahim dari Aware Academi Australia, Muhammad Azrin bin Yazman dari Singapura, Ustadz Marzuki dari Yadain TV Indonesia, Amin Ramzy dari Institut Islam Darul Huffaz Indonesia, dan Ali Imron dari Baitul Qur’an Indonesia.

Baca Juga:  Masjid-Masjid Ditutup, Muslim di Israel Salat Tarawih di Parkiran

“Kami mendesak penerapan praktek tabayundi masyarakat agar semua informasi yang disampaikan mencakup semua pihak yang terkait dan tidak sekedar berita dari satu sisi yang dapat menyesatkan,” tulis Komunitas Tabayun dikutip dari laman republika.co.id.

Salah satu keprihatinan Komunitas Tabayun adalah upaya pihak Barat dan India dalam mendiskreditkan vaksin buatan China. Hoax terhadap vaksin buatan China tidak akan membantu upaya penanganan pandemi yang seharusnya ditangani secara bersama oleh masyarakat internasional.

Para aktivis Tabayun menilai vaksin China faktanya mampu menekan angka kesakitan yang parah, kematian, dan membantu perawatan di rumah sakit seperti terjadi di Chili dan Indonesia.

Hingga 25 Juli 2021, China sudah menyumbang dan mengekspor 500 juta dosis vaksin Covid-19 ke lebih dari 40 negara termasuk negara Muslim seperti Malaysia, Indonesia, Mesir, dan Uni Arab Emirat. China juga menyumbangkan perlengkapan medis untuk penanganan covid 19 ke berbagai rumah sakit di negara yang kewalahan menghadapi pandemi.

“Komunitas Tabayunmengimbau para aktivis di negara-negara berpenduduk Muslim untuk terus membantu para korban pandemi dan tidak terjebak pada hoax yang dilancarkan pihak-pihak tertentu,” lanjut siaran pers itu.

Komunitas Tabayun mendukung upaya Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk melawan segala jenis hoax terkait penanganan Covid-19 tentang asal–usul virus, keampuhan vaksin, dan kualitas vaksin serta data terkait.

Berdasar protokol dan pendekatan ilmiah yang diterapkan WHO, vaksinasi adalah salah satu solusi dalam menghadapi pandemi dan mendorong agar setiap orang yang layak menerima secara medis untuk segera divaksin.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

pwnu dki jakarta menyalurkan keasiswa kepada santri

Peringati Hari Santri, PWNU DKI Jakarta Salurkan Beasiswa 200 Santri

JAKARTA  – Akar historis Hari Santri adalah tercetusnya Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim …

Pondok pesantren

Pesantren Berperan Besar Sebarkan Ajaran Islam ke Seantero Nusantara

Jakarta – Pesantren berperan besar dalam memperkuat pendidikan Islam dan generasi bangsa. Melalui pesantren juga, …