bahar bin smith
bahar bin smith

Lagi Masyarakat laporkan Bahar Smith soal Ujaran Kebencian

Bandung – Sejak kemunculannya di media sosial, Habib Bahar bin Smith seakan tidak pernah lepas dari kontroversi, setelah bebas dari masa hukuman beberapa waktu lalu, kini masyarakat kembali melaporkan Bahar bin Smith atas dugaan ujaran kebencian dalam ceramahnya di daerah Bandung.

Pemeriksaan terhadap Bahar bin Smith akan dilaksanakan pada hari ini, karena statusa telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Bahar rencananya akan menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada Senin (3/1/2022). Pemeriksaan terhadap Bahar dilakukan oleh tim gabungan Polda Jabar.

“Jadwal pemeriksaan berdasarkan surat panggilan itu pukul 09.00 WIB,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo saat ditemui di Mapolda Jabar. Seperti dikutip dari laman detik.com.

Bahar akan diperiksa berkaitan dengan laporan ujaran kebencian yang awalnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan polisi bernomor B 6354/12/2021 SPKT PMJ 2021.

Seperti diketahui, Polda Jabar menaikkan status penyelidikan ke penyidikan atas kasus ujaran kebencian yang dilakukan Bahar Smith. Polisi menyebut kasus ini berkaitan dengan penyampaian Bahar dalam sebuah acara di Bandung.

Polda Jabar sudah melayangkan surat panggilan terhadap Bahar pekan lalu. Surat tersebut sudah diterima.

Sementara itu, Bahar mengaku siap datang untuk melakukan pemeriksaan. Ichwan Tuankotta kuasa hukum Bahar Smith bahkan menyatakan kliennya akan datang.

“Habib akan hadir, beliau itu gentleman, beliau ulama panutan tidak gentar dengan siapapun,” tuturnya, beberapa waktu lalu.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

TGB Zainul Majdi

Agama Paling Sering Didzalimi Jelang Kontestasi Politik

Surabaya – Mahasiswa dan generasi muda diminta untuk menjaga toleransi dan tidak termakan isu agama …

KH Abun Bunyamin

Gagasan Sesat Fikir, Khilafah Hanya Cara Adu Domba Untuk Tujuan Politik

Purwakarta – Kelompok pengusung ideologi khilafah selalu memanfaatkan momentum untuk dan melancarkan propagandanya. Bahkan, kondisi …