The Moorhead Fargo Islamic Community Center
The Moorhead Fargo Islamic Community Center

Lagi Vandalisme Kebencian Islam Terjadi di Sebuah Masjid di Minnesota

Minnesota  – Aksi-aksi kebencian berlandaskan Islamofobia kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Kali ini aksi vandalisme berupa sebuah tulisan bernada kebencian dan penghinaan rasial ditemukan di Masjid Moorhead, Minnesota. Tulisan ini pertama kali ditemukan oleh Imam Hammed Abolaji, yang hendak melaksanakan salat subuh.

Ada beberapa tulisan yang ia temukan, beberapa di antaranya bertuliskan “Matilah Islam” dan “Pergilah ke neraka”. Tak hanya itu, simbol swastika juga terpampang dengan cat semprot merah di Pusat Komunitas Islam Moorhead-Fargo ini.

Awalnya, ia mengira seorang anak melukis di gedung itu. Tetapi ketika semakin dekat, dia menyadari isi dari pesan-pesan itu dan ujaran kebencian melingkari seluruh Islamic Center.

Dilansir di Sahan Journal via laman Republika.co.id, Senin (26/4/2021), hasil dari rekaman video pengawasan Islamic Center menangkap tersangka yang mendekati masjid, tak lama setelah anggota terakhir pergi Sabtu malam, 24 April.

“Sesegera mungkin dia mulai merusak masjid dengan cat semprot. Hanya satu orang yang muncul di kamera. Tersangka terlihat berbicara di telepon selama insiden tersebut,” kata Imam Abolaji.

The Moorhead-Fargo Islamic Community Center adalah masjid dan tempat berkumpulnya komunitas Muslim. Pusat komunitas ini telah berada di 2215 12th Avenue South, Moorhead, selama sekitar tiga tahun.

Keberadaan bangunan ini sebagai rumah yang membahas dan berbagi pendidikan agama dan budaya.  Selama ini, masjid kerap menerima pengunjung dari luar.

“Bangunan ini jauh lebih dari sekadar masjid. Ini adalah tempat di mana kami mencoba untuk mendidik semua orang tentang Islam,” katanya.

Komunitas Muslim tumbuh di Fargo-Moorhead, dengan perkiraan sekitar 15 ribu Muslim di daerah tersebut. Adapun jamaah di Pusat Komunitas Islam Moorhead Fargo ini berasal dari berbagai latar belakang, termasuk dari Irak, Somalia dan Afrika Barat.

Baca Juga:  Masyarakat Harus Dari Hati Jalankan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Imam Abolaji lantas menyebut, serangan kebencian di daerah itu sangat jarang terjadi. Komunitas Moorhead biasanya baik, tenang dan toleran. Dia juga mengatakan tidak jelas apakah serangan itu terkait dengan Ramadhan atau tidak.

Terkait serangan ini, ia menyebut komunitas Muslim terkejut dan terbawa emosi oleh serangan itu. Banyak yang khawatir pelaku pengrusakan akan kembali atau bisa saja melakukan serangan lain.

Departemen Kepolisian Moorhead mengatakan, tersangka mengenakan jaket kamuflase, topeng ski hitam, topi dan kacamata hitam saat muncul di rekaman kamera pengawas.

Gambar tersangka ini lantas dirilis polisi Moorhead, Minggu (25/4/2021) sore. Biro Investigasi Federal juga membantu kasus tersebut, yang oleh polisi Moorhead disebut terkait kebencian.

Vandalisme itu seolah menggemakan serangan lain yang pernah dialami umat Islam Minnesota di tempat ibadah mereka. Pada 2017, tiga supremis kulit putih mengebom Pusat Islam Dar al-Farooq, di Bloomington, Minnesota. Musim panas lalu, seorang imam diserang di luar Islamic Center setelah menyelesaikan salat.

Di sisi lain, Walikota Shelly Carlson, menyebut tindakan kebencian sejenis ini tidak akan memiliki tempat di Moorhead.

“Kata-kata dan simbol yang merusak Islamic Center mengerikan untuk dilihat, tetapi kita harus melihatnya untuk menjadi saksi dan memahami bagaimana kata-kata yang penuh kebencian ini berdampak pada orang-orang di komunitas kita,” kata Carlson.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Dana dikorupsi berjamaah pembangunan Masjid Raya Palembang mangkrak

Dana Pembangunan Masjid Sriwijaya Dikorupsi Berjamaah, MUI: Di Luar Batas Moral dan Religiusitas

Jakarta – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) baru saja menetapkan tiga tersangka baru korupsi …

000101500 1632234054 830 556

Isu Perpecahan Mencuat di Tubuh Petinggi Taliban, Berikut Laporan Aljazirah

KABUL – Taliban menguasai Afganistan setelah berhasil memasuki ibu kota dan menduduki istana kepresidenan di …