005424000 1644583339 830 556

Lantunan Adzan Ternyata Dapat Tenteramkan Hati Pasien Kejiwaan

JAKARTA – Lantunan adzan yang mengalun dengan indah, menjadi satu pertanda masuknya waktu salat, sehingga semua aktifitas harus segera dihentikan untuk melangkahkan kaki menuju masjid atau surau. Namun ternyata adzan selain menjadi panggilan untuk beribadah kepada Allah juga dapat menjadi penenang jiwa bagi seseorang yang merasa gundah dan kurang tenang meski mungkin yang mendengarkan tidak tahu artinya.

Dikutip dari buku Fiqih Kontemporer karya Abu Ubaidah Yusuf ibn Mukhtar as-Sidawi, berdasarkan Majalah ad-Da’wah Volume 1225, dari Nawadir Syawarid halaman 61 oleh Muhammad Khair Ramadhan, seorang dokter spesialis jiwa di Jerman mengatakan: “Sesungguhnya kata-kata adzan untuk memanggil kaum muslimin menuju sholat menimbulkan suatu ketenteraman dan ketenangan tersendiri pada hati pasien jiwa, sekali pun dia tidak memahami artinya.” Seperti dilansir dari laman republika.co.id Kamis, (11/08/22).

Dia juga mengatakan: “Sesungguhnya adzan menumbuhkan cahaya dan rasa optimisme pada diri pasien yang dirundung perasaan gundah, kurang percaya diri, dan bosan hidup.” Yang sangat mengherankan adalah penelitian para dokter Jerman tersebut pada awalnya hanyalah menggunakan adzan sebagai percobaan padahal mereka tidak tahu saat itu bahwa kata-kata tersebut adalah panggilan Islami berbahasa Arab untuk mengajak sholat.

Adzan merupakan salah satu ibadah yang sangat agung dan syi’ar Islam yang sangat tampak. Adzan berisi kalimat-kalimat yang sangat dahsyat artinya berupa tauhid dan keimanan yang dapat menggetarkan hati dan telinga.

Adzan juga merupakan penyebab terpeliharanya darah suatu kaum di masa Rasulullah ﷺ. Shahabat Anas ibn Malik Radhiyallahu Anhu berkata:

“Sesungguhnya Nabi ﷺ apabila beliau memerangi suatu kaum bersama kami, tidaklah beliau memerangi sehingga meneliti dahulu, jikalau beliau mendengar adzan, peperangan ditahan. Sebaliknya, apabila beliau tidak mendengar adzan maka serangan pun dilancarkan kepada mereka.” (HR al-Bukhari: 610, Muslim: 382)

Adzan secara bahasa berarti pemberitahuan. Adapun secara istilah maksudnya ialah pemberitahuan tentang waktu sholat dengan menggunakan lafazh-lafazh tertentu sesuai dengan syari’at Islam. (Fathul Bari)

Adzan disyari’atkan berdasarkan dalil-dalil Alquran, hadits, dan ijma ulama’. Para ulama berselisih pendapat tentang hukum adzan. Akan tetapi, pendapat yang paling kuat adalah wajib. Hal ini berdasarkan dalil-dalil yang cukup banyak. Al-Allamah asy-Syaukani rahimahullah berkata: “Kesimpulannya, tidaklah pantas bagi seorang untuk ragu akan wajibnya ibadah yang agung ini (adzan), karena dalil-dalil tentang wajibnya jelas sekali, sejelas matahari di siang bolong.” (As-Sailul Jarrar)

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

amalan bulan rajab

Khutbah Jumat: Keberkahan Di Bulan Rajab

Khutbah I الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانَ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ …

ivan gunawan 6 43

Ivan Gunawan Sisihkan Sebagian Rizkinya Untuk Pembangunan Masjid di Uganda

Jakarta – Ivan Gunawan, artis multi telanta yang juga merupakan seorang disainer terkenal mempunyai perhatian …

escortescort